Seorang Remaja Palestina Tewas ketika Bentrok dengan Tentara Israel

Kompas.com - 05/12/2020, 16:29 WIB
Petugas keamanan Israel yang menyamar menahan pengunjuk rasa Palestina saat memprotes keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, dekat permukiman Yahudi Beit El, Kota Ramallah, Tepi Barat, Rabu (13/12/2017). REUTERS/GORAN TOMASEVICPetugas keamanan Israel yang menyamar menahan pengunjuk rasa Palestina saat memprotes keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, dekat permukiman Yahudi Beit El, Kota Ramallah, Tepi Barat, Rabu (13/12/2017).

RAMALLAH, KOMPAS.com – Seorang remaja Palestina tewas dalam bentrokan antara pengunjuk rasa dengan tentara Israel di tengah aksi protes di Tepi Barat yang diduduki pada Jumat (4/12/2020).

Laporan kematian remaja bernama Ali Ayman Nasr Abu Aliya (13) diungkapkan oleh Kementerian Kesehatan Palestina.

Ali Ayman meninggal karena luka-lukanya setelah peluru tajam bersarang di perutnya ketika bentrokan pecah di desa Mughayir, Ramallah, Tepi Barat.

Sebelum ditembak, remaja tersebut juga dilaporkan menerima beberapa pukulan dan dibawa dalam kondisi kritis ke rumah sakit.

Baca juga: Israel Kirim Lebih dari Rp 14,4 Triliun Dana Tertahan ke Palestina

Di rumah sakit itulah nyawanya tak tertolong dan Ali Ayman mengembuskan napas terakhirnya sebagaimana dilansir dari The National.

Tentara Israel membantah menggunakan tembakan secara langsung dalam bentrokan tersebut.

"Laporan penggunaan peluru tajam selama kerusuhan itu tidak benar, dan klaim tentang sejumlah perusuh yang terluka dan satu tewas sudah diketahui," kata seorang juru bicara Israel.

Utusan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk Timur Tengah Nickolay Mladenov mengungkapkan keterkejutannya atas insiden tersebut.

Baca juga: Putus 6 Bulan, Palestina Mulai Pulihkan Hubungan Sipil dan Keamanan dengan Israel

"Israel harus dengan cepat dan independen menyelidiki insiden yang mengejutkan dan tidak dapat diterima ini," tulisnya di Twitter.

Selain itu, sebanyak empat orang lainnya terluka oleh tembakan tentara Israel sebagaimana dilaporkan oleh Wafa.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Tokoh Partai NLD Myanmar Tewas di Tahanan, Diduga Disiksa

Seorang Tokoh Partai NLD Myanmar Tewas di Tahanan, Diduga Disiksa

Global
Meghan Markle Sebut Kerajaan Inggris Enggan Jadikan Anaknya Pangeran, Ini Sebabnya

Meghan Markle Sebut Kerajaan Inggris Enggan Jadikan Anaknya Pangeran, Ini Sebabnya

Global
Meghan Markle Sempat Berpikir untuk Bunuh Diri Saat Jadi Anggota Kerajaan Inggris

Meghan Markle Sempat Berpikir untuk Bunuh Diri Saat Jadi Anggota Kerajaan Inggris

Global
Diminta Rakyatnya Tinggalkan Jabatan, Presiden Paraguay Malah Minta Seluruh Menterinya Mundur

Diminta Rakyatnya Tinggalkan Jabatan, Presiden Paraguay Malah Minta Seluruh Menterinya Mundur

Global
Jelang Sidang Derek Chauvin Pembunuh George Floyd, Warga Datang Bawa Peti Mati

Jelang Sidang Derek Chauvin Pembunuh George Floyd, Warga Datang Bawa Peti Mati

Global
Gelar Misa Terakhir di Irak sebelum Pulang, Ini Ucapan Paus Fransiskus

Gelar Misa Terakhir di Irak sebelum Pulang, Ini Ucapan Paus Fransiskus

Global
Rakyat Swiss Izinkan Kelapa Sawit Indonesia Boleh Masuk

Rakyat Swiss Izinkan Kelapa Sawit Indonesia Boleh Masuk

Global
4 Ledakan Beruntun Mengguncang Sebuah Kamp Militer, 600 Orang Luka, 20 Tewas

4 Ledakan Beruntun Mengguncang Sebuah Kamp Militer, 600 Orang Luka, 20 Tewas

Global
Diserbu 10 Drone Houthi, Koalisi Arab Saudi Balas Serang Ibu Kota Yaman

Diserbu 10 Drone Houthi, Koalisi Arab Saudi Balas Serang Ibu Kota Yaman

Global
Arab Saudi Diserbu Drone Bersenjata Houthi, 10 Berhasil Dicegat

Arab Saudi Diserbu Drone Bersenjata Houthi, 10 Berhasil Dicegat

Global
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Muntahan Paus Harganya Rp 3,7 Miliar | Hari Kudeta Myanmar Paling Berdarah

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Muntahan Paus Harganya Rp 3,7 Miliar | Hari Kudeta Myanmar Paling Berdarah

Global
China Nyatakan Kesediaan untuk Terlibat Redakan Situasi Myanmar

China Nyatakan Kesediaan untuk Terlibat Redakan Situasi Myanmar

Global
Trump Protes Namanya Dipakai untuk Galang Dana oleh Partainya

Trump Protes Namanya Dipakai untuk Galang Dana oleh Partainya

Global
Siswa Siap Kembali ke Kelas, Inggris Bagikan 57 Juta Alat Tes Covid-19 ke Sekolah

Siswa Siap Kembali ke Kelas, Inggris Bagikan 57 Juta Alat Tes Covid-19 ke Sekolah

Global
Meghan Tuding Kerajaan Inggris Umbar Kebohongan Soal Keluarganya dengan Pangeran Harry

Meghan Tuding Kerajaan Inggris Umbar Kebohongan Soal Keluarganya dengan Pangeran Harry

Global
komentar
Close Ads X