[POPULER GLOBAL] Zanziman Ellie, "Mowgli Dunia Nyata" yang Hidup di Hutan | Ilmuwan Nuklir Iran Ditembak Mati

Kompas.com - 02/12/2020, 05:35 WIB
Zanziman Ellie, seorang pemuda 21 tahun di Rwanda, Afrika, yang mendapatkan julukan Mowgli karena kepandaiannya dalam memanjat dan berlari di hutan. Dia melakukannya demi menghindari penduduk desa yang merundungnya karena kondisi microcephaly yang dideritanya. Newsflash via The SunZanziman Ellie, seorang pemuda 21 tahun di Rwanda, Afrika, yang mendapatkan julukan Mowgli karena kepandaiannya dalam memanjat dan berlari di hutan. Dia melakukannya demi menghindari penduduk desa yang merundungnya karena kondisi microcephaly yang dideritanya.

KOMPAS.com - Seorang pemuda di Rwanda, Afrika, yang hidup di hutan karena dirundung oleh warga sekitar menjadi berita terpopuler dari kanal Global.

Selain itu, berita terpopuler lain adalah teori baru mengenai terbunuhnya ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh yang membuat Teheran marah besar.

Berikut kami rangkumkan berita internasional terpopuler lain dari kanal Global Kompas.com edisi Selasa (1/12/2020) hingga Rabu (2/12/2020).

Baca juga: [POPULER GLOBAL] Digerebek, Dokter Pribadi Maradona Marah dan Menangis | Ribuan Orang Berdemo di Armenia

1.  Zanziman Ellie, " Mowgli Dunia Nyata" yang Hidup di Hutan Afrika karena Dibully

Zanziman Ellie dianggap sebagai "mukjizat" oleh orangtuanya, sementara bagi penduduk desa dia dianggap "sangat berbeda".

Karena kondisinya dianggap berbeda, Zanziman harus mengalami perundungan, di mana warga setempat mengejeknya karena bentuknya yang berbeda.

Penasaran dengan kelanjutan kisah Zanziman Ellie? Anda bisa membcara selengkapnya di sini.

Baca juga: Zanziman Ellie, Mowgli Dunia Nyata yang Hidup di Hutan Afrika karena Dibully

2. Ilmuwan Nuklir Iran Ditembak Mati dengan Senapan yang Dikendalikan Satelit

Media Iran mengeklaim, ilmuwan nuklir mereka ditembak mati menggunakan senapan mesin yang dikendalikan dari jarak jauh.

Kabar mengenai pembunuhan Fakhrizadeh itu diungkapkan oleh kantor berita semi-resmi Fars, serta saluran televisi berbahasa Arab, Al Alam.

Bagaimana teori pembunuhan Fakhrizadeh menurut kedua media tersebut selengkapnya? Baca di sini.

Baca juga: Ilmuwan Nuklir Iran Ditembak Mati dengan Senapan yang Dikendalikan Satelit

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X