Studi Sebut Jumlah Orang di AS Berpotensi Tularkan Covid-19 Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Kompas.com - 21/11/2020, 09:28 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

NEW YORK CITY, KOMPAS.com - Lebih dari 3 juta orang di Amerika Serikat ( AS) secara aktif terinfeksi Covid-19 dan berpotensi menular.

Angka itu jauh lebih tinggi dibandingkan penghitungan resmi, ungkap sebuah studi yang dilakukan para ahli penyakit menular AS baru-baru ini.

Sebuah model yang dilakukan oleh tim Jeffrey Shaman, seorang ahli epidemiologi dari Universitas Columbia, memperkirakan sebanyak 3,6 juta orang di negara itu memiliki infeksi virus corona aktif, dan dapat menyebarkan cukup banyak virus untuk menginfeksi orang lain.

Baca juga: Donald Trump Jr. Positif Terinfeksi Covid-19

Data untuk penghitungan resmi hanya didasarkan pada jumlah orang yang telah teruji positif Covid-19.

Akan tetapi, ada begitu banyak orang tanpa gejala yang berjalan-jalan tanpa mengetahui bahwa mereka dapat menularkan virus.

"Ini buruk, benar-benar buruk," kata Shaman, seorang pakar dalam prediksi dan penularan penyakit menular.

Baca juga: Orang yang Sembuh dari Covid-19 Terbukti Bisa Terinfeksi Ulang

 

Dia menambahkan bahwa perayaan Thanksgiving mendatang kemungkinan bakal memperburuk penyebaran virus tersebut.

"Sayangnya, kita akan melihat banyak orang terinfeksi antara sekarang hingga akhir tahun ini," tuturnya.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X