Trump Ngamuk-ngamuk di Twitter karena Pilpres AS, Greta Thunberg: Tenang Donald, Tenang!

Kompas.com - 06/11/2020, 10:35 WIB
Aktivis lingkungan asal Swedia Greta Thunberg (16) berbicara di atas panggung saat demonstrasi murid yang menyerukan perlindungan iklim pada Jumat (1/3/2019) di depan balai kota di Hambourg, Jerman. (AFP/Alex Heimken) Aktivis lingkungan asal Swedia Greta Thunberg (16) berbicara di atas panggung saat demonstrasi murid yang menyerukan perlindungan iklim pada Jumat (1/3/2019) di depan balai kota di Hambourg, Jerman. (AFP/Alex Heimken)

KOMPAS.com – Aktivis iklim Greta Thunberg merespons twit Presiden Amerika Serikat (AS) dan mendesaknya untuk memanajemen amarahnya.

Greta membalas twit Trump di tengah kemarahan calon presiden pertahana dari Partai Republik tersebut atas hasil penghitungan suara setelah pilpres AS.

Lawan Trump dari Partai Demokrat, Joe Biden, saat ini menjadi favorit untuk memenangi pilpres AS 2020, setelah mendapatkan suara terbanyak dari kandidat mana pun dalam sejarah.

Namun, setelah tanpa dasar mengklaim kemenangan, Trump terus menerus menyebut bahwa pemilu di AS telah dicurangi sebagaimana dilansir dari NME.

Baca juga: Aktivis Lingkungan Greta Thunberg Minta Publik AS Pilih Joe Biden

Sekarang, setelah bersikap kritis tentang kebijakan lingkungan dari pemerintah AS, Greta berkelakar dengan merespons dan menyindir Trump.

"Sangat konyol," balas Greta atas twit Trump yang menyerukan untuk menghentikan penghitungan surat suara.

“Donald harus mengatasi masalah manajemen amarahnya, lalu pergi menonton film lama yang bagus bersama seorang teman! Tenang Donald, Tenang!” tulir Greta.

Respons dari Greta tersebut seakan merupakan balasan terhadap Trump di mana pada 2019 presiden dari Partai Republik tersebut berkata hal yang sama pada Greta.

Baca juga: Absen Berbulan-bulan, Aktivis Lingkungan Greta Thunberg Kembali Turun ke Jalan

Berbicara tentang padangan Trump terhadap isu lingkungan awal pekan ini, Greta memprediksi jika Trump menang mungkin akan memicu aksi protes iklim yang besar.

“Saya pikir kita dapat dengan aman mengatakan bahwa jika Trump menang, itu akan mengancam banyak hal,” tulis Greta.

Halaman:

Sumber NME
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bunuh Hakim Saat Sidang Perceraian, Seorang Pria Dihukum Mati

Bunuh Hakim Saat Sidang Perceraian, Seorang Pria Dihukum Mati

Global
Jelang Pelantikan Joe Biden Seluruh Penjara Federal AS Lockdown

Jelang Pelantikan Joe Biden Seluruh Penjara Federal AS Lockdown

Global
Niat Hati Beli Burger, Ujungnya Dicegat Polisi dan Didenda Hampir Rp 4 Juta

Niat Hati Beli Burger, Ujungnya Dicegat Polisi dan Didenda Hampir Rp 4 Juta

Global
Mengaku Curi Laptop Ketua DPR AS dan Hendak Dijual ke Rusia, Wanita Ini Diburu FBI

Mengaku Curi Laptop Ketua DPR AS dan Hendak Dijual ke Rusia, Wanita Ini Diburu FBI

Global
Eks Tentara Cari Kucingnya yang Hilang Sambil Todongkan Senapan, 1 Wanita Disekap

Eks Tentara Cari Kucingnya yang Hilang Sambil Todongkan Senapan, 1 Wanita Disekap

Global
Tawa dan Lega, Suasana Transisi Kekuasaan di Gedung Putih Jelang Pelantikan Biden

Tawa dan Lega, Suasana Transisi Kekuasaan di Gedung Putih Jelang Pelantikan Biden

Global
Brasil Setujui Penggunaan Dua Vaksin Ini tapi Tangguhkan Sputnik V Rusia, Kenapa?

Brasil Setujui Penggunaan Dua Vaksin Ini tapi Tangguhkan Sputnik V Rusia, Kenapa?

Global
Suntikkan Jamur Ajaib ke Pembuluh Darah, Seorang Pria Hampir Mati

Suntikkan Jamur Ajaib ke Pembuluh Darah, Seorang Pria Hampir Mati

Global
WHO: Dunia di Ambang 'Bencana Moral' dalam Distribusi Vaksin Covid-19

WHO: Dunia di Ambang "Bencana Moral" dalam Distribusi Vaksin Covid-19

Global
Tingkatkan Kemampuan, Sniper Rusia Latihan di Suhu Minus 35 Derajat Celsius

Tingkatkan Kemampuan, Sniper Rusia Latihan di Suhu Minus 35 Derajat Celsius

Global
Diduga Diperkosa Kakeknya, Bocah 11 Tahun Meninggal karena Komplikasi Kehamilan

Diduga Diperkosa Kakeknya, Bocah 11 Tahun Meninggal karena Komplikasi Kehamilan

Global
 Nenek 70 Tahun Tertangkap Kamera Racuni Suami dengan Zat Pembunuh Serangga

Nenek 70 Tahun Tertangkap Kamera Racuni Suami dengan Zat Pembunuh Serangga

Global
Tempuh 2.000 Km demi Gadis yang Ditemui secara Online, Pria Ini Diciduk Polisi

Tempuh 2.000 Km demi Gadis yang Ditemui secara Online, Pria Ini Diciduk Polisi

Global
Bayi Trump yang Jadi Simbol Protes Dimuseumkan di London

Bayi Trump yang Jadi Simbol Protes Dimuseumkan di London

Global
Pekerja Tambang Emas China yang Terjebak Kirim Catatan Sepekan Kemudian, Apa Isinya?

Pekerja Tambang Emas China yang Terjebak Kirim Catatan Sepekan Kemudian, Apa Isinya?

Global
komentar
Close Ads X