Demi Belikan Anaknya Perman dan Baju, Ibu Ini Jual Bayi Baru Lahir Rp 4,7 Juta

Kompas.com - 29/10/2020, 17:43 WIB
Chechena, ibu berusia 30 tahun di Krasnoyarsk, Rusia, ketika dibawa ke kantor polisi. Dia ditangkap setelah menjual bayinya yang baru lahir seharga Rp 4,7 juta demi membalikan anaknya yang lain baju serta permen. Main Directorate of the Ministry of Internal Affairs of Russia for the Krasnoyarsk Territory via Daily MirrorChechena, ibu berusia 30 tahun di Krasnoyarsk, Rusia, ketika dibawa ke kantor polisi. Dia ditangkap setelah menjual bayinya yang baru lahir seharga Rp 4,7 juta demi membalikan anaknya yang lain baju serta permen.

RUSIA, KOMPAS.com - Seorang ibu di Rusia ditangkap setelah menjual bayi baru lahir seharga Rp 4,7 juta, demi membelikan anak-anaknya baju dan permen.

Si perempuan, diidentifikasi bernama Chechena, menjual bayinya itu ke pasar gelap di mana dia mempunyai tiga anak yang masih usia sekolah.

Chechena yang merupakan petugas kebersihan ditahan setelah koleganya di tempat penitipan anak, yang tahu dia hamil, penasaran ke mana bayinya.

Baca juga: Kasus Ibu Jual Bayi Baru Lahir, Awalnya Mengaku Kesulitan Biaya, Ternyata Sudah 2 Kali Jual Anak

Ibu berusia 30 tahun itu mengungkapkan, dia bertemu dengan calon pembeli bayi baru lahir melalui perantara, demikian keterangan polisi.

Chechena disebut menggunakan paspor calon pembelinya untuk melakukan pendaftaran rumah sakit, sebelum dia masuk ke bagian persalinan pada April.

Setelah si bayi lahir di Krasnoyarsk, Chechena menyerahkan anaknya kepada suami si pembeli, yang diklaim sebagai pasangannya.

"Ketika saya melahirkan anak laki-laki, sontak naluri keibuan saya muncul," kata Chechena. Dia mengaku sempat menyusui putranya itu.

Chechena mengatakan dirinya sempat berpikiran untuk membatalkan penjualan. Namun setelah itu, dia tetap menjual anaknya sendiri.

"Mereka segera mengambil anak itu dan bergegas pergi menaiki taksi," jelas Chechena sebagaimana diberitakan Daily Mirror Rabu (28/10/2020).

Baca juga: Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Dia mengaku sempat menghubungi pasangan yang membeli anaknya beberapa kali. Namun, mereka tak menjawabnya. "Mereka lalu memblokir saya" kata dia.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hubungan Kurdi Irak dengan Israel yang Bercerai setelah Kesepakatan Normalisasi

Hubungan Kurdi Irak dengan Israel yang Bercerai setelah Kesepakatan Normalisasi

Global
Lonjakan Kasus Covid-19 dan Polusi Udara Tinggi di New Delhi, Para Dokter Larang Lomba Maraton Dilakukan

Lonjakan Kasus Covid-19 dan Polusi Udara Tinggi di New Delhi, Para Dokter Larang Lomba Maraton Dilakukan

Global
Guru Malaysia Senang Akhirnya Bisa Buat Kelas di Zoom, tapi Muridnya Tak Ada yang Hadir

Guru Malaysia Senang Akhirnya Bisa Buat Kelas di Zoom, tapi Muridnya Tak Ada yang Hadir

Global
Anak Anjing Ditemukan Dirantai di Bangku Taman dengan Catatan Memilukan

Anak Anjing Ditemukan Dirantai di Bangku Taman dengan Catatan Memilukan

Global
Presiden Bolsonaro Tidak Akan Lakukan Vaksinasi Covid-19

Presiden Bolsonaro Tidak Akan Lakukan Vaksinasi Covid-19

Global
Trump Copot Para Ahli dari Dewan Kebijakan Pertahanan Jelang Akhir Masa Jabatan

Trump Copot Para Ahli dari Dewan Kebijakan Pertahanan Jelang Akhir Masa Jabatan

Global
Peminat Bahasa Indonesia di Australia Turun, Ini Solusi yang Diusulkan...

Peminat Bahasa Indonesia di Australia Turun, Ini Solusi yang Diusulkan...

Global
Usai Pandemi, Kantor-kantor Australia Tetap Campur WFH dan WFO

Usai Pandemi, Kantor-kantor Australia Tetap Campur WFH dan WFO

Global
7 Fakta Putri Diana yang Mungkin Tidak Anda Ketahui

7 Fakta Putri Diana yang Mungkin Tidak Anda Ketahui

Global
Parlemen Taiwan Disiram Jeroan Babi dalam Protes Pelonggaran Impor

Parlemen Taiwan Disiram Jeroan Babi dalam Protes Pelonggaran Impor

Global
Game Online Disebut Bisa Dipakai untuk Sebar Ideologi Teroris

Game Online Disebut Bisa Dipakai untuk Sebar Ideologi Teroris

Global
Penemuan Langka Kerangka Paus Berusia Ribuan Tahun di Thailand

Penemuan Langka Kerangka Paus Berusia Ribuan Tahun di Thailand

Global
Kim Jong Un Eksekusi 2 Orang dan Terapkan Lockdown di Pyongyang

Kim Jong Un Eksekusi 2 Orang dan Terapkan Lockdown di Pyongyang

Global
Muncul Laporan Kejahatan Perang di Afghanistan, Australia Bekukan 13 Tentara

Muncul Laporan Kejahatan Perang di Afghanistan, Australia Bekukan 13 Tentara

Global
4 Dokter di China Dihukum Penjara karena Terlibat Praktik Perdagangan Organ Ilegal

4 Dokter di China Dihukum Penjara karena Terlibat Praktik Perdagangan Organ Ilegal

Global
komentar
Close Ads X