Kampanye Pertama Setelah Positif Covid-19, Trump: Saya Sangat Kuat

Kompas.com - 13/10/2020, 17:21 WIB
President Donald Trump gives thumbs up as he stands on the Blue Room Balcony upon returning to the White House Monday, Oct. 5, 2020, in Washington, after leaving Walter Reed National Military Medical Center, in Bethesda, Md. Trump announced he tested positive for COVID-19 on Oct. 2. (AP Photo/Alex Brandon) Alex BrandonPresident Donald Trump gives thumbs up as he stands on the Blue Room Balcony upon returning to the White House Monday, Oct. 5, 2020, in Washington, after leaving Walter Reed National Military Medical Center, in Bethesda, Md. Trump announced he tested positive for COVID-19 on Oct. 2. (AP Photo/Alex Brandon)

SANFORD, KOMPAS.com - Presiden Donald Trump kembali berkampanye pada Senin untuk pertama kalinya sejak dia mengumumkan didiagnosis positif Covid-19, dengan tetap betindak sembrono.

Menggembar-gemborkan soal manajemen pandemi virus corona versinya, ketika jajak pendapat menunjukkan dia kalah lebih banyak dari saingan di Demokratnya, Joe Biden.

Trump tiba di kampanye luar ruangan di Sanford, Florida, yang pertama dari 6 kampanye yang direncanakan akan berlangsung pada peka ini, tanpa masker pelindung.

Dalam kampanye itu, dia melemparkan masker ke ribuan pendukung yang berdiri, sebagian besar dari mereka tanpa menggunakan masker. Di sana ia juga berulang kali berbicara tentang kesembuhannya dari virus corona.

“Saya mengalaminya sekarang. Mereka bilang aku kebal. Saya merasa sangat kuat," kata Trump kepada orang banyak selama sambutannya selama satu jam, seperti yang dilansir dari Reuters pada Senin (12/10/2020). 

"Aku akan mencium semua orang di antara penonton itu, aku akan mencium pria dan wanita cantik, aku akan memberimu ciuman besar," ucapnya.

Baca juga: 3 Minggu Jelang Pilpres AS Biden Perlebar Keunggulan atas Trump Jadi 2 Digit

Kembalinya Trump ke kampanye terjadi pada 3 pekan menuju pemilihan presiden 3 November. Presiden Republik berusia 74 tahun ini, berusaha mengubah dinamika perlombaan yang menurut jajak pendapat nasional dan beberapa jajak pendapat utama negara bagian menunjukkan bahwa dia kalah dari Biden (77 tahun).

Di kampanye itu Trump mengindikasikan belum mengubah pendekatan atau pandangan kampanyenya tentang Covid-19 sejak ia positif terinfeksi.

Lebih dari 7,8 juta orang di Amerika Serikat yang telah terinfeksi penyakit itu dan menewaskan lebih dari 214.000 serta membuat jutaan orang kehilangan pekerjaan.

Trump mengatakan kepada para pendukung bahwa lockdown keamanan virus corona telah merusak ekonomi dan terlalu drastis.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disangka Sudah Meninggal, Seorang Pria 'Hidup Lagi' di Kamar Jenazah

Disangka Sudah Meninggal, Seorang Pria 'Hidup Lagi' di Kamar Jenazah

Global
Pemilu Amerika, Trump Isyaratkan Siap Hengkang dari Gedung Putih

Pemilu Amerika, Trump Isyaratkan Siap Hengkang dari Gedung Putih

Global
Agen Intelijen AS Dikabarkan Tewas di Somalia, CIA Bungkam

Agen Intelijen AS Dikabarkan Tewas di Somalia, CIA Bungkam

Global
Petugas Pemakaman Foto Selfie dengan Jasad Maradona, Penggemar Marah

Petugas Pemakaman Foto Selfie dengan Jasad Maradona, Penggemar Marah

Global
Kisah Maradona dan Persahabatannya dengan Para Pemimpin Kiri Amerika Latin

Kisah Maradona dan Persahabatannya dengan Para Pemimpin Kiri Amerika Latin

Global
Profil Sineenat, Selir Raja Thailand yang Foto Seksualnya Bocor ke Publik

Profil Sineenat, Selir Raja Thailand yang Foto Seksualnya Bocor ke Publik

Global
Trump Akhirnya Mau Tinggalkan Gedung Putih, tapi Ini Syaratnya

Trump Akhirnya Mau Tinggalkan Gedung Putih, tapi Ini Syaratnya

Global
Tayangkan Tutorial 'Berbelanja dengan Seksi', Acara TV Ini Ditangguhkan

Tayangkan Tutorial "Berbelanja dengan Seksi", Acara TV Ini Ditangguhkan

Global
Hampir 100 Paus Pilot Terdampar di Pulau Chatham, Terpaksa Di-eutanasia

Hampir 100 Paus Pilot Terdampar di Pulau Chatham, Terpaksa Di-eutanasia

Global
Pria Ini Ditikam Botol Pecah hingga Tewas demi Lindungi Sang Pacar

Pria Ini Ditikam Botol Pecah hingga Tewas demi Lindungi Sang Pacar

Global
Sambil Menangis, PM Denmark Minta Maaf Soal Pembantaian Cerpelai

Sambil Menangis, PM Denmark Minta Maaf Soal Pembantaian Cerpelai

Global
Victoria Catat 28 Hari Tanpa Kasus Infeksi dan Kematian Baru Virus Corona

Victoria Catat 28 Hari Tanpa Kasus Infeksi dan Kematian Baru Virus Corona

Global
Parlemen Azerbaijan Minta Perancis Dikeluarkan dari Penengah Konflik Nagorno-Karabakh, Ini Sebabnya

Parlemen Azerbaijan Minta Perancis Dikeluarkan dari Penengah Konflik Nagorno-Karabakh, Ini Sebabnya

Global
Diego Maradona Meninggal, Tanggal Kematiannya Sama Seperti Wafatnya Fidel Castro

Diego Maradona Meninggal, Tanggal Kematiannya Sama Seperti Wafatnya Fidel Castro

Global
Maradona Meninggal, Koran Seluruh Dunia Beri Penghormatan, Ada yang Menulis 'Tuhan Telah Mati'

Maradona Meninggal, Koran Seluruh Dunia Beri Penghormatan, Ada yang Menulis 'Tuhan Telah Mati'

Global
komentar
Close Ads X