Korea Utara Akan Gelar Parade Militer Besar di Tengah Wabah Virus Corona

Kompas.com - 10/10/2020, 09:00 WIB
Penampilan pasukan Korea Utara selama festival Arirang di stadion May Day di Pyongyang pada 06 Oktober 2005. AFP/KIM JAE-HWANPenampilan pasukan Korea Utara selama festival Arirang di stadion May Day di Pyongyang pada 06 Oktober 2005.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara diperkirakan akan memamerkan senjata terbaru dan tercanggihnya di beberapa ruas jalan di ibu kota Pyongyang pada hari Sabtu, (10/10/2020).

Melansir AFP, pameran senjata terbaru itu dilakukan dalam momen perayaan ulang tahun ke-75 partai yang berkuasa, yang dipimpin oleh Pemimpin Tertinggi mereka, Kim Jong Un.

Menanggapi hal itu, menteri unifikasi Korea Selatan mengatakan kepada parlemen pada hari Kamis kemarin bahwa "parade skala besar" telah diantisipasi, dan citra satelit di situs web 38North juga telah mengindikasikan adanya parade yang sangat besar.

Baca juga: Korea Utara Diyakini Punya Rudal yang Bisa Jangkau New York

Parade militer itu dilakukan di tengah tahun yang sulit bagi Korea Utara karena pandemi virus corona dan badai yang baru-baru ini menambah tekanan ke negara yang dijatuhi sanksi berat dari AS itu.

Pyongyang menutup perbatasannya delapan bulan lalu untuk mencoba melindungi diri dari virus - yang pertama kali muncul di negara tetangganya, China - dan sampai saat ini masih mengonfirmasi satu kasus infeksi.

Bulan lalu, pasukan dari Korea Utara menembak mati dan membakar seorang pejabat perikanan Korea Selatan yang hanyut ke perairannya, tampaknya sebagai tindakan pencegahan terhadap penyakit tersebut, memicu kemarahan di Seoul dan permintaan maaf yang jarang dilakukan oleh Kim Jong Un.

Baca juga: Setelah 2 Tahun Menghilang, Mantan Penjabat Duta Besar Korea Utara Ini Membelot ke Selatan

Namun demikian, pada hari Sabtu ini, diperkirakan ribuan tentara akan memadati Lapangan Kim Il Sung di Pyongyang.

Lapangan itu dinamai sesuai nama pendiri Korea Utara, di bawah pengawasan cucunya, Kim Jong Un, anggota keluarga generasi ketiga yang memerintah negara itu.

Prosesi kendaraan lapis baja dan tank yang semakin besar kemungkinan akan menyusul, yang berpuncak dengan rudal apa pun yang ingin ditampilkan oleh Pyongyang.

Korea Utara secara luas diyakini terus mengembangkan persenjataannya - yang katanya perlu untuk melindungi diri dari invasi AS.

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X