Kompas.com - 10/10/2020, 07:27 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan pernyataan mengenai obat Regeneron yang dipakai untuk menyembuhkannya dari Covid-19 di depan Ruang Oval, Gedung Putih, pada 7 Oktober 2020. Twitter via Sky NewsPresiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan pernyataan mengenai obat Regeneron yang dipakai untuk menyembuhkannya dari Covid-19 di depan Ruang Oval, Gedung Putih, pada 7 Oktober 2020.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Hanya beberapa hari setelah menerima terapi oksigen untuk Covid-19 yang dideritanya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sibuk memberikan wawancara panjang via TV dan menyatakan rencananya kembali ke jalur kampanye.

Namun, apakah dia benar-benar sudah sembuh? Menurut Amesh Adajla, seorang dokter spesialis penyakit menular sekaligus akademisi dari Johns Hopkins University di Baltimore, AS, kondisi setiap pasien berbeda dalam hal pemulihan.

Melansir AFP, Sabtu (10/10/2020) Dr Adajla menjelaskan secara umum, "Untuk seseorang yang berusia 70 tahun dan dirawat di rumah sakit karena Covid, menurut saya butuh beberapa minggu untuk kembali ke kondisi awal mereka."

Presiden Trump sendiri berusia 74 tahun.

"Tapi karena dia presiden, dia punya banyak orang yang membantunya dalam kegiatan sehari-hari. Dia mungkin tidak membawa barang belanjaannya, dan dia tidak mengendarai mobilnya sendiri."

Baca juga: Kesehatannya Masih Dipertanyakan, Trump Nekat Lanjut Kampanye pada Sabtu

Trump dirawat di rumah sakit selama tiga malam mulai 2 Oktober dan telah dirawat di unit medis Gedung Putih sejak 5 Oktober, empat hari lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada hari Jumat kemarin, Trump merencanakan pidato publik di Gedung Putih pada hari Sabtu untuk pertama kalinya sejak dinyatakan positif Covid-19, serta kampanye di Florida minggu depan.

Menurut tenaga medis lain, Dr Mangala Narasimhan, wakil pemimpin senior perawatan kritis di Northwell Health, New York, pasien seusia Trump yang membutuhkan oksigen untuk pneumonia Covid akan sering terus mengalami "kelelahan parah dan mialgia, yang merupakan nyeri otot dan rasa sakit," untuk beberapa waktu setelah dinyatakan tak mengalami gejala.

Kedua dokter tersebut menekankan bahwa sangat sulit untuk mengetahui dengan tepat apakah Trump sudah sembuh saat ini, terlebih tim medisnya dan orang lain di sekitarnya telah memberikan informasi yang tidak jelas dan terkadang bahkan bertentangan.

Baca juga: Debat Lanjutan Capres AS Trump Vs Biden Masih Belum Pasti

Terlalu bahaya saat ini untuk kembali bekerja

Suatu hal yang dicatat paling bahaya dari penyakit ini adalah ketika bekerja berlebihan karena akan merusak sistem kekebalan tubuh.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.