Pertemuan Tingkat Tinggi Pertama, PM Jepang Yoshihide Suga Akan Bertemu Menlu AS

Kompas.com - 19/09/2020, 13:44 WIB
Ketua Sekretaris Kabinet Jepang Yoshide Suga ketika berjalan menuju ke kantor perdana menteri dalam pertemuan kabinet, pada 16 September. Suga resmi menjadi Perdana Menteri Jepang menggantikan Shinzo Abe. AP PHOTO/Eugene HoshikoKetua Sekretaris Kabinet Jepang Yoshide Suga ketika berjalan menuju ke kantor perdana menteri dalam pertemuan kabinet, pada 16 September. Suga resmi menjadi Perdana Menteri Jepang menggantikan Shinzo Abe.

TOKYO, KOMPAS.com – Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihide Suga akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat ( AS) Mike Pompeo awal bulan depan.

Pertemuan tersebut akan menjadi pertemuan tingkat tinggi pertama setelah Suga menjadi PM Jepang menggantikan Shinzo Abe sebagaimana dilaporkan NHK via Reuters, Sabtu (19/9/2020).

Pompeo diperkirakan akan mengunjungi ibu kota Jepang, Tokyo.

Selain bertemu dengan Suga, Pompeo juga akan mengadakan pembicaraan dengan menteri luar negeri dari Jepang, Australia, dan India sebagaimana diwartakan NHK.

Baca juga: Resmi, Yoshihide Suga Gantikan Shinzo Abe Jadi PM Jepang

Mereka kemungkinan membahas kerja sama terkait pandemi Covid-19 dan apa yang mereka sebut sebagai kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Suga juga diperkirakan akan berbicara dengan Presiden AS Donald Trump melalui sambungan telepon pada Minggu (20/9/2020).

Pada Rabu, (16/9/2020), Suga resmi menjadi PM Jepang menggantikan Shinzo Abe yang mengundurkan diri pada akhir Agustus.

Mantan Ketua Sekretaris Kabinet di pemerintahan Abe itu diyakini bakal meneruskan kebijakan yang sudah dijalankan pendahulu sekaligus sekutunya itu.

Baca juga: Yoshihide Suga, Putra Petani yang Hampir Pasti Jadi PM Jepang

Suga meraup kemenangan mudah, di mana dia meraup 314 suara dari 462 suara dalam pemilihan majelis rendah yang digelar partai penguasa Liberal Demokratik (LDP).

PM Jepang pertama di era Reiwa itu membungkuk dalam-dalam begitu namanya disebut diiringi tepuk tangan.

"Berdasarkan hasil, majelis kita memutuskan nama Yoshihide Suga sebagai perdana menteri," kata Ketua Majelis Rendah Tadamori Oshima dikutip AFP.

Baca juga: Menangi Pemilihan Ketua Partai, Yoshihide Suga Bakal Jadi PM Jepang

Halaman:

Sumber AFP,Reuters
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perang Yaman: 11 Anak Terbunuh dalam 3 Hari, termasuk Bayi Umur 1 Bulan

Perang Yaman: 11 Anak Terbunuh dalam 3 Hari, termasuk Bayi Umur 1 Bulan

Global
AS Bikin Aturan Baru soal Visa, Bisa Cekal 270 Juta Warga China

AS Bikin Aturan Baru soal Visa, Bisa Cekal 270 Juta Warga China

Internasional
[POPULER GLOBAL] Selir Raja Thailand Terancam Digulingkan Lagi | Jenazah Pria Ditolak di Pemakamannya

[POPULER GLOBAL] Selir Raja Thailand Terancam Digulingkan Lagi | Jenazah Pria Ditolak di Pemakamannya

Global
Tak Boleh Ada Penjualan Mobil Baru Berbahan Bakar Bensin di Jepang Mulai 2035

Tak Boleh Ada Penjualan Mobil Baru Berbahan Bakar Bensin di Jepang Mulai 2035

Internasional
Video TikTok Sasha Obama Menari yang Viral Dihapus, Ada Apa?

Video TikTok Sasha Obama Menari yang Viral Dihapus, Ada Apa?

Global
Ditolak di 3 Rumah Sakit, Ibu Terjangkit Covid-19 Ini Meninggal Saat Melahirkan

Ditolak di 3 Rumah Sakit, Ibu Terjangkit Covid-19 Ini Meninggal Saat Melahirkan

Global
PBB Hapus Ganja dari Daftar Obat-obatan Paling Berbahaya di Dunia

PBB Hapus Ganja dari Daftar Obat-obatan Paling Berbahaya di Dunia

Global
UE Tekan ASEAN untuk Sikapi Konflik Laut China Selatan dengan Non-Militerisasi

UE Tekan ASEAN untuk Sikapi Konflik Laut China Selatan dengan Non-Militerisasi

Global
Kanada Luncurkan Paket Bantuan Ekonomi Terbesar sejak Perang Dunia II

Kanada Luncurkan Paket Bantuan Ekonomi Terbesar sejak Perang Dunia II

Global
Misi Sukses, China Bawa Sampel Material Bulan ke Bumi

Misi Sukses, China Bawa Sampel Material Bulan ke Bumi

Global
Pindahkan Pengungsi Rohingya, Pemerintah Bangladesh Tuai Kontroversi

Pindahkan Pengungsi Rohingya, Pemerintah Bangladesh Tuai Kontroversi

Global
Datang dalam Keadaan Duduk, Jenazah Pria Ini Ditolak di Pemakamannya

Datang dalam Keadaan Duduk, Jenazah Pria Ini Ditolak di Pemakamannya

Global
Hampir 2.800 Tentara Azerbaijan Tewas dalam Perang Lawan Armenia di Nagorno-Karabakh

Hampir 2.800 Tentara Azerbaijan Tewas dalam Perang Lawan Armenia di Nagorno-Karabakh

Global
Perempuan Amazon, Pelindung Hutan Hujan Ribuan Hektar dari Pengeboran Minyak Bumi

Perempuan Amazon, Pelindung Hutan Hujan Ribuan Hektar dari Pengeboran Minyak Bumi

Global
Aturan Visa Baru di AS, Seperempat Penduduk China Terancam Kena Cekal

Aturan Visa Baru di AS, Seperempat Penduduk China Terancam Kena Cekal

Global
komentar
Close Ads X