Salah Satu Korban Tembak Mati Demo Jacob Blake Terlibat Cekcok dengan Kelompok Bersenejata

Kompas.com - 30/08/2020, 09:42 WIB
Kyle Rittenhouse tersangka penembakan yang tewaskan 2 orang saat demo Jacob Blake, Selasa (25/8/2020), di Kenosha, Wisconsin, Amerika Serikat. MIRRORKyle Rittenhouse tersangka penembakan yang tewaskan 2 orang saat demo Jacob Blake, Selasa (25/8/2020), di Kenosha, Wisconsin, Amerika Serikat.

KENOSHA, KOMPAS.com - Salah satu pria dari 2 pengunjuk rasa yang ditembak mati oleh remaja 17 tahun dari Illinois, terekam saat ia mengejek sekelompok orang bersenjata beberapa saat sebelum dibunuh.

"Tembak aku, *****," kata pria berusia 36 tahun itu, Joseph Rosenbaum, sebagaimana yang dilansir Daily Mail pada Sabtu (29/8/2020). 

Ucapannya terekam dalam video, di mana dia terlihat menghadapi beberapa pria bersenjata selama kerusuhan, dalam aksi protes penembakan polisi pada Minggu lalu (23/8/2020) terhadap pria kulit hitam (29 tahun), Jacob Blake.

Salah satu pria bersenjata yang mengenakan topi baseball hitam dan sesuatu yang tampak seperti perlengkapan taktis di tubuhnya, kemudian berbalik dan mengambil beberapa langkah ke arah Rosenbaum.

Dia kemudian berjalan melewati warga Kenosha itu, tetapi, tanpa insiden.

Tembak aku, n*****, Rosenbaum yang berusia 36 tahun terdengar berkata dalam video di mana dia terlihat menghadapi beberapa pria bersenjataStoryful via Daily Mail Tembak aku, n*****, Rosenbaum yang berusia 36 tahun terdengar berkata dalam video di mana dia terlihat menghadapi beberapa pria bersenjata

Kyle Rittenhouse, dari Antioch, Illinois, telah didakwa dengan pembunuhan fatal terhadap Rosenbaum dan Anthony Huber yang berusia 26 tahun dan melukai Gaige Grosskreutz yang berusia 26 tahun.

Rittenhouse menembak salah satu korbannya 5 kali termasuk di kepala, berdasarkan pengaduan pidana, tetapi pengacaranya mengklaim bahwa dialah yang "diserang" dan bersikeras bahwa dia bertindak untuk membela diri.

Pengacara Rittenhouse, Lin Wood, mengatakan penjahat berusia 17 tahun itu "diserang" dengan "kekuatan mematikan", dan "memiliki hak untuk membela diri" ketika dia menembak mati 2 pengunjuk rasa Black Lives Matter dan melukai orang ketiga, Grosskreutz.

Pengacara yang mewakili Rittenhouse mengatakan dia bertindak untuk membela diri.

Baca juga: Demo Penembakan Jacob Blake Ricuh, 2 Orang Tewas Ditembak

Jaksa Kenosha County mengatakan dalam catatan pengadilan pekan ini bahwa Rosenbaum adalah orang pertama yang ditembak Rittenhouse sekitar pukul 11:45 malam pada Selasa (25/8/2020).

Halaman:

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tenaga Kesehatan Tuntut Penyediaan Masker Bermutu Tinggi karena Varian Baru Virus Corona

Tenaga Kesehatan Tuntut Penyediaan Masker Bermutu Tinggi karena Varian Baru Virus Corona

Global
[UNIK GLOBAL] Suami Bekukan Jenazah Istri | Meme Bernie Sanders Viral

[UNIK GLOBAL] Suami Bekukan Jenazah Istri | Meme Bernie Sanders Viral

Global
Sembunyi Lebih Dari 3 Tahun, Imigran Ini Akhirnya Pulang ke Rumah karena Biden

Sembunyi Lebih Dari 3 Tahun, Imigran Ini Akhirnya Pulang ke Rumah karena Biden

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Alexei Navalny, Musuh Bebuyutan Putin yang Tak Tumbang meski Dipenjara dan Diracun

[Biografi Tokoh Dunia] Alexei Navalny, Musuh Bebuyutan Putin yang Tak Tumbang meski Dipenjara dan Diracun

Global
Rusia Tuduh Kedutaan AS di Moskwa Terbitkan Rute Protes Pendukung Navalny

Rusia Tuduh Kedutaan AS di Moskwa Terbitkan Rute Protes Pendukung Navalny

Global
Dua Pemimpin Suku Asli Amazon Tuntut Presiden Brasil Jair Bolsonaro

Dua Pemimpin Suku Asli Amazon Tuntut Presiden Brasil Jair Bolsonaro

Global
Wuhan Sudah Kembali Normal Saat Dunia Masih Berjuang Melawan Pandemi

Wuhan Sudah Kembali Normal Saat Dunia Masih Berjuang Melawan Pandemi

Global
7 Pulau-pulau Horor di Dunia dari Penjara Tua sampai Situs Uji Senjata Biologis

7 Pulau-pulau Horor di Dunia dari Penjara Tua sampai Situs Uji Senjata Biologis

Global
Biden Gonta-ganti Pena Setiap Tanda Tangani Dokumen, Ternyata Ini Alasannya

Biden Gonta-ganti Pena Setiap Tanda Tangani Dokumen, Ternyata Ini Alasannya

Global
Ribuan Pendukung Navalny Demo di Moskwa, Olok-olok Putin dan Bentrok dengan Polisi

Ribuan Pendukung Navalny Demo di Moskwa, Olok-olok Putin dan Bentrok dengan Polisi

Global
Cegah Penularan Covid-19, Dokter di Perancis: Jangan Bicara di Transportasi Umum

Cegah Penularan Covid-19, Dokter di Perancis: Jangan Bicara di Transportasi Umum

Global
Bagaimana Nasib “Tembok Trump” di Era Biden?

Bagaimana Nasib “Tembok Trump” di Era Biden?

Global
[VIDEO] Lebih dari 100 Ekor Monyet 'Gerebek' Sebuah Ladang Desa di Thailand karena Kelaparan

[VIDEO] Lebih dari 100 Ekor Monyet "Gerebek" Sebuah Ladang Desa di Thailand karena Kelaparan

Global
Garda Nasional Telantar Tidur di Parkiran Gedung Capitol, Joe Biden Minta Maaf

Garda Nasional Telantar Tidur di Parkiran Gedung Capitol, Joe Biden Minta Maaf

Global
Lemari Pendingin Tercabut Petugas, Hampir 2.000 Dosis Vaksin Hancur

Lemari Pendingin Tercabut Petugas, Hampir 2.000 Dosis Vaksin Hancur

Global
komentar
Close Ads X