Seorang Aktivis Wanita Robek Al Quran, Demo Anti-Islam Berujung Ricuh di Oslo

Kompas.com - 30/08/2020, 06:35 WIB
Seorang aktivis SIAN (kelompok anti-Islam) di Oslo, Norwegia merobek Al Quran. Twitter @FaytuksSeorang aktivis SIAN (kelompok anti-Islam) di Oslo, Norwegia merobek Al Quran.

OSLO, KOMPAS.com - Sekelompok anti-Islam di Oslo, Norwegia melakukan protes pada Sabtu (29/8/2020) yang puncaknya seorang aktivis merobek halaman demi halaman kitab suci Al Quran.

Melansir Russian Today, acara protes itu diberhentikan usai bentrok dengan pengunjuk rasa yang kontra, yang berhasil melewati batas polisi.

Unjuk rasa di luar gedung parlemen di Oslo itu diorganisir oleh sebuah kelompok bernama Stop Islamization of Norway, atau SIAN.

Baca juga: Viral Foto Staf Medis Islam dan Yahudi Ibadah Bersama Hadap Kiblat Berlawanan, Ini Kisah di Baliknya

 

Beberapa aksi unjuk rasa mereka di masa lalu telah berakhir dengan bentrokan antara anggota kelompok dan lawan politik mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Polisi terlihat banyak diterjunkan di tempat kejadian sebelum acara protes yang berlangsung pada hari Sabtu itu.

Protes itu memuncak dan berubah menjadi kekerasan ketika seorang aktivis perempuan mengangkat Al Quran dan merobek beberapa halaman dari kitab suci tersebut.

Baca juga: Bentrokan di Kota India soal Unggahan Menghina Nabi Muhammad, 3 Orang Tewas

Pengunjuk rasa kontra yang marah kemudian melancarkan serangan, dan polisi bergegas turun tangan. Satu orang dilaporkan terluka akibat insiden itu, dan beberapa orang lainnya ditangkap.

Sebelum perkelahian itu, unjuk rasa berlangsung damai selama sekitar dua jam, dengan seorang demonstran menyanyi, dan mendengarkan pemimpin SIAN Lars Thorsen saat dia menyampaikan orasi di mana dia mencela Nabi Muhammad sebagai "nabi palsu".

Sebuah penghalang keamanan telah didirikan sebelumnya untuk memisahkan antara pihak pendemo dengan yang kontra serta untuk menjaga ketertiban.

 

Baca juga: Karikaturis Charlie Hebdo Berhenti Gambar Nabi Muhammad

Namun, ketika situasi menjadi lebih tegang dan tidak stabil, aparat penegak hukum menggunakan semprotan merica pada beberapa kesempatan dan mendorong mundur pengunjuk rasa yang mencoba melewati batas.

Tak lama setelah insiden perobekan halaman Al Quran, protes pun berakhir. Aktivis SIAN dikawal oleh polisi, sementara para pengunjuk rasa kontra diizinkan untuk tetap berada di lokasi.

Awal pekan ini, aksi pembakaran Al Quran oleh anggota kelompok anti-Islam lokal memicu kemarahan di antara komunitas Muslim di Malmo, meningkat menjadi kerusuhan yang parah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.