Pesan Seorang Ayah kepada Pembunuh di Masjid Selandia Baru: "Keadilan Sejati" Menantimu di Akhirat

Kompas.com - 26/08/2020, 17:32 WIB

WELLINGTON, KOMPAS.com - Ayah dari Mucaad Ibrahim yang berusia 3 tahun, korban tewas termuda dari penembakan di masjid Selandia Baru, mengatakan kepada penembak putranya bahwa "keadilan sejati" akan menantinya di akhirat.

Aden Ibrahim Diriye yang kehilangan putra kecilnya tepat dihadapannya, memiliki pesan mendalam kepada sang tersangka penembakkan, Brenton Tarrant.

"Anda telah membunuh anak saya dan bagi saya itu seperti Anda telah membunuh seluruh Selandia Baru," pesan Diriye yang disampaikan oleh anggota keluarganya selama sidang hukuman untuk Tarrant pada Rabu (26/8/2020), seperti yang dilansir dari Reuters pada hari yang sama.

“Ketahuilah bahwa keadilan sejati menunggu Anda di kehidupan selanjutnya dan itu akan jauh lebih parah. Aku tidak akan pernah memaafkanmu atas apa yang telah kamu lakukan," lanjutnya.

Pria bersenjata bernama Brenton Tarrant, warga Australia berusia 29 tahun yang ditangkap oleh pihak berwajib karena aksi brutalnya yang membunuh 51 orang, dan melakukan percobaan pembunuhan terhadap 40 orang, serta satu tuduhan tindakan teroris yang ia lakukan secara live streaming di Facebook, pada 2019 silam, di kota Christchurch.

Baca juga: [POPULER GLOBAL] Penembakan Jacob Blake, Demo Besar Pecah Lagi di AS | Kim Jong Un Dirumorkan Koma, Paman Kim Disebut Bakal Ambil Alih Kekuasaan

Hukuman atas tindakan brutalnya diagendakan akan diputuskan pada pekan ini oleh pengadilan.

Atas tindakkan pembunuhannya, Tarrant terancam hukuman seumur hidup tanpa mendapatkan pembebasan bersyarat, hukuman yang belum pernah digunakan di Selandia Baru.

Para korban selamat dan keluarga korban telah angkat suara di pengadilan pekan ini dan banyak yang mendesak hakim untuk menjatuhkan hukuman yang paling berat kepada Tarrant.

Diriye, seorang pengungsi dari Somalia yang pindah ke Selandia Baru 25 tahun lalu, mengatakan kepada pengadilan bahwa masa depan putranya telah dirampas.

“Dia dulu suka bermain polisi-polisian. Di rumah dia akan berlarian di sekitar rumah berpura-pura menjadi polisi dan memakai seragam polisi. Kami pikir suatu hari dia akan menjadi petugas polisi," kata Diriye dalam pernyataannya.

Baca juga: Korban Penembakan Masjid Selandia Baru Kisahkan Saat Setan Datang dan Membunuh Mereka

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kim Jong Un Kembali Muncul Bareng Putrinya, Apa Saja yang Diketahui?

Kim Jong Un Kembali Muncul Bareng Putrinya, Apa Saja yang Diketahui?

Global
Terungkap, Kepala Intelijen Rusia Bertemu Direktur CIA, Bahas Nuklir dan Ukraina

Terungkap, Kepala Intelijen Rusia Bertemu Direktur CIA, Bahas Nuklir dan Ukraina

Global
Alasan Mengapa Warga China Menggunakan Kertas Putih Saat Berunjuk Rasa

Alasan Mengapa Warga China Menggunakan Kertas Putih Saat Berunjuk Rasa

Global
Hukum Moskwa, Komisi Eropa Usul Sita Aset Rusia yang Dibekukan

Hukum Moskwa, Komisi Eropa Usul Sita Aset Rusia yang Dibekukan

Global
Kasus Pembunuhan Anak dalam Koper di Selandia Baru: Ibu Korban Jadi Tersangka

Kasus Pembunuhan Anak dalam Koper di Selandia Baru: Ibu Korban Jadi Tersangka

Global
Luar Biasa Gembira Melihat Lionel Messi Cetak Gol di Piala Dunia Qatar, Pria Ini Tonjok TV

Luar Biasa Gembira Melihat Lionel Messi Cetak Gol di Piala Dunia Qatar, Pria Ini Tonjok TV

Global
Ledakan Guncang Madrasah di Afghanistan saat Waktu Shalat, 15 Tewas

Ledakan Guncang Madrasah di Afghanistan saat Waktu Shalat, 15 Tewas

Global
Pesawat Tempur China dan Rusia Dilaporkan Masuki Zona Pertahanan Udara Korea Selatan

Pesawat Tempur China dan Rusia Dilaporkan Masuki Zona Pertahanan Udara Korea Selatan

Global
Cuit Kabar Hoax di Twitter, Elon Musk Diingatkan CNN

Cuit Kabar Hoax di Twitter, Elon Musk Diingatkan CNN

Global
Pesawat China dan Rusia Masuk Zona Pertahanan, Korea Selatan Terbangkan Jet Tempur

Pesawat China dan Rusia Masuk Zona Pertahanan, Korea Selatan Terbangkan Jet Tempur

Global
Pengebom Bunuh Diri Serang Polisi Pengawal Tim Vaksinasi Polio Pakistan

Pengebom Bunuh Diri Serang Polisi Pengawal Tim Vaksinasi Polio Pakistan

Global
Momen Hening Pejabat Senior China, Terdiam Setelah Ditanya Tentang Protes Covid

Momen Hening Pejabat Senior China, Terdiam Setelah Ditanya Tentang Protes Covid

Global
Mantan Presiden China Jiang Zemin Meninggal Dunia, Bawa Ekonomi Beijing Meledak

Mantan Presiden China Jiang Zemin Meninggal Dunia, Bawa Ekonomi Beijing Meledak

Global
Gembira Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia, Kontraktor Ini Traktir Pengunjung Restoran selama Sepekan

Gembira Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia, Kontraktor Ini Traktir Pengunjung Restoran selama Sepekan

Global
Pengadilan Tokyo Putuskan Larangan Pernikahan Sesama Jenis di Jepang Konstitusional

Pengadilan Tokyo Putuskan Larangan Pernikahan Sesama Jenis di Jepang Konstitusional

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.