Kelompok Bersenjata Tak Dikenal Tembak Aktris dan Juru Kampanye Hak Perempuan Afganistan

Kompas.com - 26/08/2020, 15:43 WIB
Emal Zaki (kiri) mengatakan istrinya ditembak dan dipukul di bagian perut. Emal Zaki via BBC Emal Zaki (kiri) mengatakan istrinya ditembak dan dipukul di bagian perut.

KABUL, KOMPAS.com - Saba Sahar, salah satu sutradara film wanita pertama dan juru kampanye hak-hak perempuan Afghanistan, telah ditembak di ibu kota Kabul.

Wanita 44 tahun itu dibawa ke rumah sakit, tetapi sejauh apa tingkat lukanya tidak segera jelas.

Suaminya, Emal Zaki, mengatakan Sahar dalam perjalanan untuk bekerja pada Selasa, ketika terdapat tiga pria bersenjata melepaskan tembakan ke arah mobil Sahar.

Baca juga: Korban Penembakan Masjid Selandia Baru Kisahkan Saat Setan Datang dan Membunuh Mereka

Menurut informasi yang dilansir dari BBC pada Selasa (25/8/2020), tidak ada satu pun kelompok bersenjata yang ada di Afagnistan, yang mengakui serangan itu.

Menilik profilnya, Sahar adalah salah satu aktris paling terkenal di Afghanistan, serta sutradara, dan juru kampanye untuk hak-hak perempuan.

Sementara, insiden penembakan itu terjadi di wilayah barat Kabul, kata Zaki kepada BBC.

Baca juga: Teroris Penembakan Masjid Selandia Baru Hadapi Korbannya dengan Tampang Datar

Zaki menyebutkan dalam mobil yang dinaiki Sahar, ada 5 orang, yang teridri dari Sahar, 2 pengawal, seorang anak, dan sopir.

Tidak hanya Sahar yang terluka pada saat itu, Pengawal juga dipukul dan terluka, kata suami Sahar. Sementara, kondisi anak dan seorang supirnya tidak terluka.

Zaki mengungkapkan bahwa dia mendengar suara tembakan sekitar 5 menit setelah istrinya meninggalkan rumah.

Baca juga: Sidang Terdakwa Penembakan Masjid Christchurch Brenton Tarrant Tak Boleh Disiarkan Langsung

Dia mengatakan ketika Sahar meneleponnya, dia mendapatkan kabar bahwa istrinya saat itu telah ditembak dan dipukul di bagian perut.

Halaman:

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bukan dengan Pasukan Militer, Senjata Ini Akan Digunakan Biden untuk Lawan China

Bukan dengan Pasukan Militer, Senjata Ini Akan Digunakan Biden untuk Lawan China

Global
Ritual Pengusiran Setan di Sri Lanka Tewaskan Anak 9 Tahun

Ritual Pengusiran Setan di Sri Lanka Tewaskan Anak 9 Tahun

Global
Kapasitas RS Kritis, Nakes Brasil Mohon Pemerintah Terapkan Lockdown Ketat

Kapasitas RS Kritis, Nakes Brasil Mohon Pemerintah Terapkan Lockdown Ketat

Global
China Masih Tahan Izin Terbang Kembali Pesawat Boeing 737 Max

China Masih Tahan Izin Terbang Kembali Pesawat Boeing 737 Max

Global
3 Nama Tiba-tiba Hilang dalam Laporan Intelijen AS Soal Pembunuhan Khashoggi

3 Nama Tiba-tiba Hilang dalam Laporan Intelijen AS Soal Pembunuhan Khashoggi

Global
Diam-diam, Ternyata Trump dan Melania Sudah Disuntik Vaksin Covid-19

Diam-diam, Ternyata Trump dan Melania Sudah Disuntik Vaksin Covid-19

Global
Pangeran Philip Pindah Rumah Sakit untuk Tes Jantung

Pangeran Philip Pindah Rumah Sakit untuk Tes Jantung

Global
Jerman Kecam Tindakan Keras Rezim Militer Myanmar yang Bunuh Demonstran

Jerman Kecam Tindakan Keras Rezim Militer Myanmar yang Bunuh Demonstran

Global
Eks Presiden Perancis Nicolas Sarkozy Dipenjara 3 Tahun karena Korupsi

Eks Presiden Perancis Nicolas Sarkozy Dipenjara 3 Tahun karena Korupsi

Global
Pertama dalam Sejarah UEA Tempatkan Duta Besar di Israel

Pertama dalam Sejarah UEA Tempatkan Duta Besar di Israel

Global
Dakwaan Kriminal untuk Suu Kyi Ditambah Dua

Dakwaan Kriminal untuk Suu Kyi Ditambah Dua

Global
[POPULER GLOBAL] Siswi SMA Berbaju Seperti 'Pakaian Dalam' | Hari Paling Berdarah di Myanmar 18 Orang Tewas Sehari

[POPULER GLOBAL] Siswi SMA Berbaju Seperti "Pakaian Dalam" | Hari Paling Berdarah di Myanmar 18 Orang Tewas Sehari

Global
Setelah AS, Jepang Mengeluh Warganya Diminta Tes Swab di Anus oleh China

Setelah AS, Jepang Mengeluh Warganya Diminta Tes Swab di Anus oleh China

Global
Jelang Kunjungan Paus Fransiskus ke Irak, Paus Benediktus XVI Sampaikan Kekhawatiran

Jelang Kunjungan Paus Fransiskus ke Irak, Paus Benediktus XVI Sampaikan Kekhawatiran

Global
Kucing Masuk Kokpit dan Mencakar Pilot, Pesawat Tarco Airlines Putar Balik

Kucing Masuk Kokpit dan Mencakar Pilot, Pesawat Tarco Airlines Putar Balik

Global
komentar
Close Ads X