Partai Baru Mahathir Bernama Parti Pejuang Tanah Air, Apa Alasannya?

Kompas.com - 14/08/2020, 09:41 WIB
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad berbicara dalam konferensi pers di Kuala Lumpur, pada 7 Agustus 2020. Vincent Thian/Pool via ReutersMantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad berbicara dalam konferensi pers di Kuala Lumpur, pada 7 Agustus 2020.

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Eks Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menamai partai barunya Parti Pejuang Tanah Air.

Penamaan partai barunya itu ia umumkan pada Rabu (12/8/2020), empat tahun setelah peluncuran partai sebelumnya, Parti Pribumi Bersatu Malaysia, yang telah mendepaknya.

The Straits Times mewartakan, Parti Pejuang Tanah Air ini juga memiliki nama lain Parti Pejuang Bangsa.

Baca juga: Dituduh Sebabkan Pakatan Harapan Kolaps, Begini Sindiran Mahathir ke UMNO

"Kami tidak mau memecah Melayu sebaliknya kami ingin Melayu punya partai yang memperjuangkan mereka. Partai ini untuk membersihkan negara dari korupsi."

"Kami menamakan partai ini, Parti Pejuang Tanah Air," kata Mahathir dalam rapat umum politik di Negara Bagian Perak, dikutip dari The Straits Times.

Sebelumnya pada Rabu Mahathir menulis tentang Pejuang di blog Chedet-nya, "Korupsi menghancurkan ras kami dan korupsi menghancurkan orang Melayu. Jika Anda menginginkan posisi dan uang, pilih pihak lain."

Baca juga: Inilah Nama Partai Baru yang Didirikan Mahathir Mohamad: Pejuang

Politisi berjuluk Dr M itu juga mengatakan, Partai Pribumi Bersatu Malaysia telah dibajak untuk melanggengkan kleptokrasi.

"Jika Anda ingin menebus martabat Anda dan membela hak-hak kami, pilih partai kami, pilih Pejuang."

Mahathir meluncurkan Bersatu pada 2016 dan dipecat setelah beda pendapat dengan Muhyiddin Yassin yang kini menjabat PM Malaysia.

Baca juga: Mahathir Mohamad Dirikan Partai Independen, Ini Visi Misinya

Dr M tak setuju dengan Muhyiddin yang membentuk aliansi dengan UMNO untuk memerintah Malaysia.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Meninggal karena Covid-19 Capai 1 Juta Orang di Seluruh Dunia

Korban Meninggal karena Covid-19 Capai 1 Juta Orang di Seluruh Dunia

Global
Trump Hanya Bayar Pajak Penghasilan Sebesar Rp 11 Juta pada 2016

Trump Hanya Bayar Pajak Penghasilan Sebesar Rp 11 Juta pada 2016

Global
Perang Armenia dan Azerbaijan Sedikitnya 16 Tentara Tewas

Perang Armenia dan Azerbaijan Sedikitnya 16 Tentara Tewas

Global
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Video Viral Kata-kata Terakhir Suami buat Istri saat Terjebak 10 Jam di Reruntuhan | Tak Terima Putrinya Diselingkuhi, Mertua Bunuh Menantu di Kedai Kopi

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Video Viral Kata-kata Terakhir Suami buat Istri saat Terjebak 10 Jam di Reruntuhan | Tak Terima Putrinya Diselingkuhi, Mertua Bunuh Menantu di Kedai Kopi

Global
Kemunduran Palestina Sejak Intifada Kedua pada Tahun 2000

Kemunduran Palestina Sejak Intifada Kedua pada Tahun 2000

Global
Ketagihan Pornografi Sejak Umur 10 Tahun, Remaja Ini Berusaha Keras Menghilangkannya

Ketagihan Pornografi Sejak Umur 10 Tahun, Remaja Ini Berusaha Keras Menghilangkannya

Global
Makna Dibalik 'Background' Pemimpin Dunia yang Pidato saat Sidang Umum PBB

Makna Dibalik "Background" Pemimpin Dunia yang Pidato saat Sidang Umum PBB

Global
Indonesia dalam Sidang Umum PBB: Vanuatu Jangan Ikut Campur Urusan Papua

Indonesia dalam Sidang Umum PBB: Vanuatu Jangan Ikut Campur Urusan Papua

Global
Ribuan Orang Gelar Doa Bersama dan Beri Dukungan pada Trump

Ribuan Orang Gelar Doa Bersama dan Beri Dukungan pada Trump

Global
Mahathir Tak Ingin Mencalonkan Diri karena Dia Bakal Berumur 98 Tahun di Pemilu Malaysia Selanjutnya

Mahathir Tak Ingin Mencalonkan Diri karena Dia Bakal Berumur 98 Tahun di Pemilu Malaysia Selanjutnya

Global
Michael Jackson Diyakini Pernah Bertemu Almarhum Presiden Zimbabwe Robert Mugabe pada 1998

Michael Jackson Diyakini Pernah Bertemu Almarhum Presiden Zimbabwe Robert Mugabe pada 1998

Global
Kecelakaan Tambang Batu Bara di China Tewaskan 16 Orang

Kecelakaan Tambang Batu Bara di China Tewaskan 16 Orang

Global
Azerbaijan dan Armenia Bentrok, Turki: Yerevan Hambatan bagi Perdamaian

Azerbaijan dan Armenia Bentrok, Turki: Yerevan Hambatan bagi Perdamaian

Global
Pembunuh 20 Orang di India Suap Polisi Rp 10 Miliar agar Dibebaskan

Pembunuh 20 Orang di India Suap Polisi Rp 10 Miliar agar Dibebaskan

Global
Korea Utara Lakukan Pencarian Terpisah dengan Selatan untuk Temukan Jenazah Pejabat yang Ditembak Tentaranya

Korea Utara Lakukan Pencarian Terpisah dengan Selatan untuk Temukan Jenazah Pejabat yang Ditembak Tentaranya

Global
komentar
Close Ads X