Dituduh Sebabkan Pakatan Harapan Kolaps, Begini Sindiran Mahathir ke UMNO

Kompas.com - 14/08/2020, 08:40 WIB
Eks Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad saat berbicara dalam konferensi pers di Kuala Lumpur, Jumat (7/8/2020). POOL/VINCENT THIAN via REUTERSEks Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad saat berbicara dalam konferensi pers di Kuala Lumpur, Jumat (7/8/2020).

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Mantan Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad menuding anggota parlemen UMNO, telah menyalahkannya atas kolapsnya pemerintahan di bawah koalisi Pakatan Harapan (PH).

Politisi berjuluk Dr M itu juga menganggap para anggota parlemen dari koalisi Perikatan Nasional (PN) tidak memahami cara kerja Konsitusi Federal.

"Saya tidak mundur. Tapi mungkin anggota parlemen dari koalisi yang berkuasa tidak mengerti bagaimana konstitusi kita bekerja."

Baca juga: Anwar Ibrahim Merasa Ditipu Mahathir Mohamad soal Suksesi PM Malaysia

"Ketika Parti Pribumi Bersatu Malaysia meninggalkan PH, PH kolaps, sehingga pemerintahan kosong."

"Jika PH bukan pemerintah, bagaimana saya bisa jadi perdana menteri?"

"Jadi bagaimana saya bisa mengundurkan diri jika saya tidak punya posisi lagi?" kata Dr M kepada Dewan Rakyat dalam pembahasan RUU Penawaran (Realokasi Anggaran Belanja) 2020, dikutip dari Malay Mail Kamis (13/8/2020).

Baca juga: Mahathir Mohamad Dirikan Partai Independen, Ini Visi Misinya

Jawaban Mahathir itu menanggapi anggota parlemen Barisan Nasional dari Gerik, Datuk Hasbullah Osman, yang menyalahkan Dr M karena secara tidak langsung menyebabkan terlambatnya kemajuan di daerah terakhir pemilihan parlemen.

"Menurut saya sulit (bagi mereka) untuk mengerti, (karena saya) harus mengulang hal ini berkali-kali, seolah-olah mereka tidak bisa mendengar. Saya tidak yakin."

"Saya memberitahu Raja bahwa saya mengundurkan diri, tetapi itu tidak berarti saya membuat keputusan sendiri."

"Karena ketika partai saya keluar dari PH, PH bukan lagi pemerintahan dan otomatis semua menteri PH dicopot karena langkah itu," katanya mengacu pada Bersatu.

Baca juga: Goyang Singgasana Muhyiddin, Mahathir Dirikan Parpol Independen

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perang Azerbaijan dan Armenia Pecah di Nagorny Karabakh, 23 Orang Tewas

Perang Azerbaijan dan Armenia Pecah di Nagorny Karabakh, 23 Orang Tewas

Global
Korban Meninggal karena Covid-19 Capai 1 Juta Orang di Seluruh Dunia

Korban Meninggal karena Covid-19 Capai 1 Juta Orang di Seluruh Dunia

Global
Trump Hanya Bayar Pajak Penghasilan Sebesar Rp 11 Juta pada 2016

Trump Hanya Bayar Pajak Penghasilan Sebesar Rp 11 Juta pada 2016

Global
Perang Armenia dan Azerbaijan Sedikitnya 16 Tentara Tewas

Perang Armenia dan Azerbaijan Sedikitnya 16 Tentara Tewas

Global
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Video Viral Kata-kata Terakhir Suami buat Istri saat Terjebak 10 Jam di Reruntuhan | Tak Terima Putrinya Diselingkuhi, Mertua Bunuh Menantu di Kedai Kopi

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Video Viral Kata-kata Terakhir Suami buat Istri saat Terjebak 10 Jam di Reruntuhan | Tak Terima Putrinya Diselingkuhi, Mertua Bunuh Menantu di Kedai Kopi

Global
Kemunduran Palestina Sejak Intifada Kedua pada Tahun 2000

Kemunduran Palestina Sejak Intifada Kedua pada Tahun 2000

Global
Ketagihan Pornografi Sejak Umur 10 Tahun, Remaja Ini Berusaha Keras Menghilangkannya

Ketagihan Pornografi Sejak Umur 10 Tahun, Remaja Ini Berusaha Keras Menghilangkannya

Global
Makna Dibalik 'Background' Pemimpin Dunia yang Pidato saat Sidang Umum PBB

Makna Dibalik "Background" Pemimpin Dunia yang Pidato saat Sidang Umum PBB

Global
Indonesia dalam Sidang Umum PBB: Vanuatu Jangan Ikut Campur Urusan Papua

Indonesia dalam Sidang Umum PBB: Vanuatu Jangan Ikut Campur Urusan Papua

Global
Ribuan Orang Gelar Doa Bersama dan Beri Dukungan pada Trump

Ribuan Orang Gelar Doa Bersama dan Beri Dukungan pada Trump

Global
Mahathir Tak Ingin Mencalonkan Diri karena Dia Bakal Berumur 98 Tahun di Pemilu Malaysia Selanjutnya

Mahathir Tak Ingin Mencalonkan Diri karena Dia Bakal Berumur 98 Tahun di Pemilu Malaysia Selanjutnya

Global
Michael Jackson Diyakini Pernah Bertemu Almarhum Presiden Zimbabwe Robert Mugabe pada 1998

Michael Jackson Diyakini Pernah Bertemu Almarhum Presiden Zimbabwe Robert Mugabe pada 1998

Global
Kecelakaan Tambang Batu Bara di China Tewaskan 16 Orang

Kecelakaan Tambang Batu Bara di China Tewaskan 16 Orang

Global
Azerbaijan dan Armenia Bentrok, Turki: Yerevan Hambatan bagi Perdamaian

Azerbaijan dan Armenia Bentrok, Turki: Yerevan Hambatan bagi Perdamaian

Global
Pembunuh 20 Orang di India Suap Polisi Rp 10 Miliar agar Dibebaskan

Pembunuh 20 Orang di India Suap Polisi Rp 10 Miliar agar Dibebaskan

Global
komentar
Close Ads X