Kunjungan Delegasi AS ke Taiwan, China: Jangan Main Api!

Kompas.com - 14/08/2020, 07:00 WIB
U.S. Health and Human Services Secretary Alex Azar, left, speaks during a meeting with Taiwans President Tsai Ing-wen in Taipei, Taiwan Monday, Aug. 10, 2020. Azar met with Tsai on Monday during the highest-level visit by an American Cabinet official since the break in formal diplomatic ties between Washington and Taipei in 1979. (Pool Photo via AP Photo) U.S. Health and Human Services Secretary Alex Azar, left, speaks during a meeting with Taiwans President Tsai Ing-wen in Taipei, Taiwan Monday, Aug. 10, 2020. Azar met with Tsai on Monday during the highest-level visit by an American Cabinet official since the break in formal diplomatic ties between Washington and Taipei in 1979. (Pool Photo via AP Photo)

BEIJING, KOMPAS.com - China memperingatkan Amerika Serikat ( AS) untuk tidak 'bermain api' pada Rabu (12/8/2020) setelah delegasi AS, Menkes Alex Azar mengakhiri kunjungannya di Taiwan.

Melansir AFP, Beijing marah dengan kunjungan delegasi tertinggi AS dalam beberapa dekade ke Taiwan, yang masih menjadi teritorialnya di saat relasi AS-China sedang terpuruk di titik terendah, mulai soal perdagangan sampai wabah virus corona.

Menteri Kesehatan Alex Azar telah menyelesaikan kunjungan 3 harinya di Taiwan, selama itu dia mengkritisi penanganan pandemi yang dilakukan China serta mengunjungi sebuah kuil memorial eks presiden Taiwan yang dibenci oleh pemimpin Partai Komunis.

Beijing mengecam kunjungan Azar pada Rabu kemarin dan mengatakan, "dengan tegas menentang pertukaran resmi antara AS dan Taiwan dengan alasan apapun."

"Mengenai masalah yang melibatkan kepentingan inti China, beberapa orang di AS tidak boleh menyembunyikan ilusi, mereka yang bermain dengan api akan terbakar," kata juru bicara kementerian luar negeri Zhao Lijian pada jumpa pers reguler.

Baca juga: Menkes AS: Trump Tawarkan Dukungan Kuat kepada Taiwan

"Saya juga ingin mengingatkan pihak berwenang Taiwan untuk tidak tunduk pada orang lain, bergantung pada dukungan orang asing, dan bertekad mengejar kemerdekaan, yang merupakan jalan buntu," kata Zhao.

Beijing menegaskan bahwa Taiwan - yang telah memerintah sendiri sejak 1949 - adalah bagian dari "satu China" dan telah berjanji untuk bereaksi dengan kekerasan jika secara resmi mendeklarasikan kemerdekaan.

Pada hari terakhir perjalanan, Azar mengunjungi kuil untuk mendiang eks presiden Taiwan Lee Teng-hui pada Rabu, memuji peran Lee Teng-hui dalam mengarahkan transisi pulau itu menuju demokrasi.

Anggota kabinet AS itu menulis pesan belasungkawa untuk Lee, yang meninggal bulan lalu dalam usia 97 tahun.

"Warisan demokrasi Presiden Lee akan selamanya mendorong hubungan AS-Taiwan ke depan," tulis Azar.

Halaman:

Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai Berani Pertanyakan Raja Thailand, Anak Muda Ini Jadi Sorotan

Mulai Berani Pertanyakan Raja Thailand, Anak Muda Ini Jadi Sorotan

Global
Botol Berisi Darah Paus Yohanes Paulus II di Gereja telah Dicuri

Botol Berisi Darah Paus Yohanes Paulus II di Gereja telah Dicuri

Global
Polisi Vietnam Gerebek 324.000 Kondom Bekas yang Dicuci dan Dijual Lagi

Polisi Vietnam Gerebek 324.000 Kondom Bekas yang Dicuci dan Dijual Lagi

Global
Kim Jong Un Disebut Lolos Upaya Pembunuhan oleh Pengkhianat Korut pada 2018

Kim Jong Un Disebut Lolos Upaya Pembunuhan oleh Pengkhianat Korut pada 2018

Global
Kelompok Pembangkang Arab Saudi Bentuk Partai Politik Oposisi Raja Salman

Kelompok Pembangkang Arab Saudi Bentuk Partai Politik Oposisi Raja Salman

Global
Polisi di India Terungkap Punya Kekayaan Rp 141,2 Triliun

Polisi di India Terungkap Punya Kekayaan Rp 141,2 Triliun

Global
Iran Menuduh Arab Saudi Melimpahkan Tindakan 'Kejahatan', sebagai Balasan Kritikan

Iran Menuduh Arab Saudi Melimpahkan Tindakan "Kejahatan", sebagai Balasan Kritikan

Global
AS Cari Cara untuk Jual Jet Tempur F-35 ke Uni Emirat Arab Tanpa Melukai Israel

AS Cari Cara untuk Jual Jet Tempur F-35 ke Uni Emirat Arab Tanpa Melukai Israel

Global
Kisah Misteri: Kematian Ganjil 9 Pendaki 'Dyatlov Pass'

Kisah Misteri: Kematian Ganjil 9 Pendaki 'Dyatlov Pass'

Global
Raja Salman Kritik Habis-habisan Iran dalam Pidatonya di Sidang Umum PBB

Raja Salman Kritik Habis-habisan Iran dalam Pidatonya di Sidang Umum PBB

Global
Trump Menolak Meletakkan Jabatan dengan Damai jika Kalah dalam Pilpres AS

Trump Menolak Meletakkan Jabatan dengan Damai jika Kalah dalam Pilpres AS

Global
Petugas Polisi Ditembak Massa dalam Unjuk Rasa Kasus Pembunuhan Breonna Taylor

Petugas Polisi Ditembak Massa dalam Unjuk Rasa Kasus Pembunuhan Breonna Taylor

Global
Pejabat Korea Selatan Ditembak Mati dan Dibakar Korea Utara Saat Hendak Membelot

Pejabat Korea Selatan Ditembak Mati dan Dibakar Korea Utara Saat Hendak Membelot

Global
Massa Kecam Hukuman Setimpal untuk Polisi Penembak Mati Breonna Taylor, Wanita Kulit Hitam

Massa Kecam Hukuman Setimpal untuk Polisi Penembak Mati Breonna Taylor, Wanita Kulit Hitam

Global
Warga Korea Selatan Ditembak Mati dan Dibakar oleh Tentara Korea Utara

Warga Korea Selatan Ditembak Mati dan Dibakar oleh Tentara Korea Utara

Global
komentar
Close Ads X