Biden ke Komunitas Muslim Amerika: Bantu Saya Kalahkan Trump

Kompas.com - 25/07/2020, 10:47 WIB
Joe Biden dan Donald Trump AFPJoe Biden dan Donald Trump

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Joe Biden, calon tunggal dari Partai Demokrat menegaskan pada Muslim Amerika untuk mendukungnya melawan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam pilpres AS November mendatang.

Melansir The Associated Press (AP), Joe Biden pada Senin (20/7/2020) mengajak komunitas Muslim Amerika untuk mendukungnya dalam online summit yang diselenggarakan oleh organisasi Emgage Action.

"Saya ingin mendapatkan suara Anda bukan hanya karena dia (Trump) tidak layak menjadi presiden," ujar Biden kepada komunitas Muslim.

Baca juga: Joe Biden : Trump Presiden Rasis Pertama di Amerika Serikat

"Tapi karena saya ingin bekerjasama dengan Anda, memastikan suara Anda termasuk dalam proses pengambilan keputusan saat kami bekerja untuk membangun kembali bangsa ini," imbuhnya.

Biden juga menegaskan bahwa dirinya berjanji untuk membatalkan larangan perjalanan bagi orang-orang dari beberapa negara mayoritas Muslim yang diberlakukan pemerintahan Trump.

Biden menyebut tindakan larangan yang dikenal dengan 'Larangan Muslim' itu sebagai suatu hal yang keji.

Baca juga: Biden Kutip Hadis Nabi Muhammad, Cari Dukungan dari Komunitas Muslim Amerika

Wa'el Alzayat, CEO Emgage Action mengatakan melalui surel bahwa organisasi itu berusaha memaksimalkan perolehan suara di negara-negara bagian utama.

Di Michigan misalnya, salah satu negara bagian di mana organisasi ini memiliki cabang dan pada 2016 Trump pernah menang, dia mengatakan bahwa dia yakin ada lebih dari 150.000 pemilih Muslim yang terdaftar.

Tak hanya itu, beberapa pejabat terpilih yang beragama Islam mendukung Biden sebagai presiden dalam sebuah surat yang diorganisir oleh Emgage Action.

Di antara mereka yang menandatangani surat itu adalah Anggota DPR dari Dapil Minnesota Ilhan Omar, Jaksa Agung Minnesota Keith Ellison dan Anggota DPR Dapil Indiana Carson, serta semua anggota Demokrat.

Baca juga: Habiskan Dana Kampanye Rp 736,3 Miliar, Donald Trump Belum Bisa Kalahkan Joe Biden

 

Omar, salah satu wanita Muslim pertama yang terpilih untuk Kongres, menjabat sebagai pengganti profil tinggi untuk Bernie Sanders sebelum dia keluar dari pemilihan presiden pada April lalu.

Dukungan Omar kepada Biden potensial bersamaan dengan keinginan mantan wakil presiden AS itu untuk memobilisasi pemilih dari komunitas Muslim.

"Suara-suara Muslim Amerika penting bagi komunitas kami, bagi negara kami," kata Biden. "Tapi kita semua tahu bahwa suaramu tidak selalu dikenali atau diwakili."

Emgage Action telah memberi judul acara online summit dengan "Million Votes Muslim," menekankan pada meningkatnya partisipasi Muslim pada pilpres AS November mendatang.


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X