Penyakit Lawas Zaman Perang Dunia I Muncul Lagi di Amerika Serikat

Kompas.com - 21/07/2020, 16:59 WIB
Ilustrasi Kutu Shutterstock.comIlustrasi Kutu

Serangga tersebut dapat masuk ke tubuh melalui luka gores di kulit, mata, atau hidung.

Baca juga: Kasus Baru Wabah Pes Muncul di Mongolia, China Langsung Siaga 3

Biasanya demam parit banyak terjadi di kalangan tunawisma atau yang hidup di lingkungan kumuh.

Orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh buruk juga berisiko tertular.

Keempat kasus yang terjadi di Colorado terjadi terpisah selama berbulan-bulan. Para pasien juga tampaknya tak memiliki hubungan tunawisma di Denver.

Baca juga: Waspada, Kasus Wabah Pes Mulai Ditemukan di Tupai

Barron melanjutkan, gejala demam parit biasanya terlewatkan dalam diagnosis. Para pasien sering memiliki masalah kesehatan lain dengan gejala, dan dokter lebih condong mengobati penyakit yang lebih umum itu.

Para dokter biasanya akan mengobati gejala penyakit seperti demam parit dengan antibiotik.

Jika pasien sembuh mungkin tak ada tes yang dilakukan untuk menentukan organisme penyebab penyakit, urai Dr Kristy Murray spesialis penyakit menular di Baylor College of Medicine dan Texas Children's Hospital Houston.

Baca juga: Hidup 112 Tahun, Kakek Ini Alami Wabah Flu Spanyol, 2 Perang Dunia, dan Wabah Corona

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X