Di Tengah Covid-19, Trump Bawa AS Mundur dari WHO

Kompas.com - 08/07/2020, 07:04 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara dengan Ibu Negara Melania ketika menyaksikan pesawat militer melintas, dalam rangkaian parade Hari Kemerdekaan AS pada 4 Juli 2020. REUTERS PHOTO/CARLOS BARRIAPresiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara dengan Ibu Negara Melania ketika menyaksikan pesawat militer melintas, dalam rangkaian parade Hari Kemerdekaan AS pada 4 Juli 2020.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump membawa negaranya keluar dari Badan Kesehatan Dunia ( WHO), di tengah pandemi Covid-19.

Sang presiden sudah menekankan niatnya pada Mei lalu, dengan menuding organisasi di bawah PBB itu dikendalikan oleh China.

Meski sudah ditentang oleh sekutunya di Eropa dan organisasi lainnya, Trump menegaskan dia akan menarik dana dari WHO dan mengalihkannya ke tempat lain.

Baca juga: Trump Ancam Potong Anggaran WHO, Apa Sebabnya?

Gedung Putih disebut sudah memberi tahu PBB dan Kongres mengenai rencana itu, yang prosesnya membutuhkan waktu setidaknya satu tahun.

Kementerian Luar Negeri AS menyatakan, mereka sudah mengirimkan nota pemberitahuan kepada Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres.

Langkah itu dilakukan setelah sebelumnya, Washington membekukan kontribusia sebesar 400 juta dollar AS, sekitar Rp 5,7 triliun.

Juru bicara Guterres, Stephane Dujarric, mengonfirmasi adanya nota itu, dengan pengunduran diri AS efektif per 6 Juli 2021 mendatang.

Selain PBB, Kongres yang diwakili Senator Robert Menendez dari Komite Relasi Luar Negeri juga mengonfirmasi adanya pemberitahuan tersebut.

"Ini membuat AS semakin kesepian dan menderita kesakitan," keluh Menendez di Twitter, sebagaimana dilansir BBC Selasa (7/7/2020).

Baca juga: Ancam Potong Dana untuk WHO, Trump Akan Umumkan Jumlahnya Minggu Depan

Kepada CBS News, seorang pejabat AS menerangkan bahwa mereka sudah meminta WHO mereformasi diri, namun organisasi itu menolak.

Halaman:
Baca tentang

Sumber BBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mau Bikin Rumah Seperti 'Teletubbies', Wanita Ini Malah Dianggap Rusak Pemandangan

Mau Bikin Rumah Seperti "Teletubbies", Wanita Ini Malah Dianggap Rusak Pemandangan

Global
Inspirasi Energi: Beda Cara Perusahaan Minyak Eropa dan AS Sikapi Perubahan Iklim

Inspirasi Energi: Beda Cara Perusahaan Minyak Eropa dan AS Sikapi Perubahan Iklim

Global
Miss Sherlock Yuko Takeuchi Tewas Bunuh Diri, Jepang Imbau Warganya

Miss Sherlock Yuko Takeuchi Tewas Bunuh Diri, Jepang Imbau Warganya

Global
Menang Main Ludo, Seorang Ayah Diseret Anaknya ke Pengadilan

Menang Main Ludo, Seorang Ayah Diseret Anaknya ke Pengadilan

Global
Wanita Ini Dipukul oleh 3 Pria karena Pakai Rok

Wanita Ini Dipukul oleh 3 Pria karena Pakai Rok

Global
Usai Kasus Li Wenliang, Beijing Buat UU Baru Khusus Nakes 'Whistleblower'

Usai Kasus Li Wenliang, Beijing Buat UU Baru Khusus Nakes "Whistleblower"

Global
Perang Azerbaijan-Armenia di Nagorny Karabakh Masuki Hari Kedua, 39 Orang Tewas

Perang Azerbaijan-Armenia di Nagorny Karabakh Masuki Hari Kedua, 39 Orang Tewas

Global
Diguncang Aksi Protes, Presiden Mesir Peringatkan Gangguan Stabilitas Nasional

Diguncang Aksi Protes, Presiden Mesir Peringatkan Gangguan Stabilitas Nasional

Global
KTT G20 Akan Digelar Virtual November, Arab Saudi Tuan Rumahnya

KTT G20 Akan Digelar Virtual November, Arab Saudi Tuan Rumahnya

Global
Perang Azerbaijan-Armenia, PM Nikol Pashinyan: Campur Tangan Turki Akan Ciptakan Ketidakstabilan

Perang Azerbaijan-Armenia, PM Nikol Pashinyan: Campur Tangan Turki Akan Ciptakan Ketidakstabilan

Global
Alasan Trump Masih 'Ngotot' Minta Biden Tes Narkoba Jelang Debat Capres Pertama

Alasan Trump Masih "Ngotot" Minta Biden Tes Narkoba Jelang Debat Capres Pertama

Global
Sebelum Dibunuh, Pejabat Korsel Coba Diselamatkan oleh Tentara Korut

Sebelum Dibunuh, Pejabat Korsel Coba Diselamatkan oleh Tentara Korut

Global
Pengangguran di Australia: 6.000 Orang Melamar Jadi Pencuci Piring

Pengangguran di Australia: 6.000 Orang Melamar Jadi Pencuci Piring

Global
Busana Indonesia Karya Maquinn Couture Pukau 170 Tamu Undangan Milan Fashion Week

Busana Indonesia Karya Maquinn Couture Pukau 170 Tamu Undangan Milan Fashion Week

Global
Dicalonkan Trump Jadi Hakim Agung, Siapa Amy Coney Barrett?

Dicalonkan Trump Jadi Hakim Agung, Siapa Amy Coney Barrett?

Global
komentar
Close Ads X