AS Sambut Baik Keputusan India Larang Aplikasi TikTok

Kompas.com - 02/07/2020, 20:17 WIB
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo saat berbicara di briefing virus corona, yang digelar di Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Washington DC, 6 Mei 2020. KEVIN LAMARQUE/REUTERSMenteri Luar Negeri AS Mike Pompeo saat berbicara di briefing virus corona, yang digelar di Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Washington DC, 6 Mei 2020.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - AS melalui Menteri Luar Negeri Mike Pompeo menyambut baik keputusan India yang melarang aplikasi China, TikTok.

Dalam pernyataannya, Pompeo yang merupakan mantan Direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) itu menyatakan New Delhi menjamin keamanannya.

Baca juga: Buntut Duel Maut di Perbatasan, India Blokir 59 Aplikasi China Termasuk TikTok

"Kami menyambut larangan India untuk aplokasi mobile tertentu yang bertugas sebagai alat pengawasan bagi CCP," jelas Menlu AS sejak April 2018.

Dilansir AFP Rabu (1/7/2020), mantan anggota House of Representatives (DPR) dari Kansas tersebut merujuk kepada Partai Komunis China.

Dia menjelaskan, larangan itu akan memberi dampak positif, berupa kedaulatan, integritas, maupun keamanan nasional Negeri "Bollywood".

India menjadi pasar internasional untuk TikTok, aplikasi populer China yang memungkinkan penggunanya mengunggah dan berbagi video mereka.

Pada Senin (29/6/2020), Delhi mengumumkan larangan bagi 59 aplikasi buatan Negeri "Panda", termasuk di dalamnya WeChat serta Weibo.

Pelarangan itu merupakan buntut konflik perbatasan di Lembah Galwan, Kashmir, di mana 20 tentara India tewas karena baku hantam dengan militer China.

Kementerian informasi dan teknologi menyatakan, aplikasi itu terlibat dalam aktivitas yang merugikan kedaulatan dan pertahanan mereka.

Kepala TikTok di India membantah bahwa perusahaan mereka membagikan segala informasi penggunanya kepada negara asing, termasuk China.

Baca juga: Diblokir India karena Dituduh Sebar Data Pengguna ke China, TikTok Buka Suara


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Eks Mata-mata Arab Saudi Klaim Putra Mahkota MBS Kirim '50 Pembunuh Bayaran'

Eks Mata-mata Arab Saudi Klaim Putra Mahkota MBS Kirim "50 Pembunuh Bayaran"

Global
Buntut Ledakan Beirut, Segudang Borok Lebanon Terkuak

Buntut Ledakan Beirut, Segudang Borok Lebanon Terkuak

Global
Mantan Raja Spanyol Juan Carlos Diduga Berada di Abu Dhabi di Tengah Skandal Korupsi

Mantan Raja Spanyol Juan Carlos Diduga Berada di Abu Dhabi di Tengah Skandal Korupsi

Global
Kim Jong Un Kirim Bantuan ke Kaesong yang Di-lockdown karena Covid-19

Kim Jong Un Kirim Bantuan ke Kaesong yang Di-lockdown karena Covid-19

Global
Korban Selamat Ceritakan Detik-detik Terakhir Air India Express Jatuh ke Jurang

Korban Selamat Ceritakan Detik-detik Terakhir Air India Express Jatuh ke Jurang

Global
Benarkah Hezbollah Tidak Terlibat dalam Ledakan Dahsyat di Lebanon?

Benarkah Hezbollah Tidak Terlibat dalam Ledakan Dahsyat di Lebanon?

Global
Black Box Air India Express 1344 Ditemukan, Ini Hasil Investigasi Terbaru

Black Box Air India Express 1344 Ditemukan, Ini Hasil Investigasi Terbaru

Global
Karut-marut Beirut: Usai Dihantam Ledakan, Kini Diserbu Ribuan Demonstran

Karut-marut Beirut: Usai Dihantam Ledakan, Kini Diserbu Ribuan Demonstran

Global
Viral, Video Biksu Padukan Teks Ajaran Buddha dengan Beatbox

Viral, Video Biksu Padukan Teks Ajaran Buddha dengan Beatbox

Global
Demo Ledakan Beirut, Massa Duduki Kantor Kemenlu Lebanon

Demo Ledakan Beirut, Massa Duduki Kantor Kemenlu Lebanon

Global
Istri Dubes Belanda Tewas dalam Ledakan Lebanon

Istri Dubes Belanda Tewas dalam Ledakan Lebanon

Global
[POPULER GLOBAL] Pencopet Angkot Dikeroyok dan Ditelanjangi Penumpang | WHO: Percuma Negara Kaya Bikin Vaksin Covid-19, Negara Miskin Tetap Terekspos

[POPULER GLOBAL] Pencopet Angkot Dikeroyok dan Ditelanjangi Penumpang | WHO: Percuma Negara Kaya Bikin Vaksin Covid-19, Negara Miskin Tetap Terekspos

Global
Ada 28 Orang Terluka Dibawa ke RS, dalam Protes Anti-Pemerintah Lebanon

Ada 28 Orang Terluka Dibawa ke RS, dalam Protes Anti-Pemerintah Lebanon

Global
Pimpinan Hezbollah Bantah Keras Klaim Keterlibatannya dalam Ledakan Dahsyat di Lebanon

Pimpinan Hezbollah Bantah Keras Klaim Keterlibatannya dalam Ledakan Dahsyat di Lebanon

Global
Kematian akibat Covid-19 di Brasil Tembus 100.000, Para Ahli Putus Asa

Kematian akibat Covid-19 di Brasil Tembus 100.000, Para Ahli Putus Asa

Global
komentar
Close Ads X