Tusuk Polisi Hong Kong, Pria Ditangkap Saat Hendak ke Inggris

Kompas.com - 02/07/2020, 15:51 WIB
Polisi memajang spanduk pengumuman publik yang menunjukkan peringatan kepada pengunjuk rasa di Causeway Bay sebelum pawai serah terima tahunan di Hong Kong, Rabu (1/7/2020). Hong Kong menandai peringatan 23 tahun penyerahannya ke Cina pada tahun 1997, dan hanya satu hari setelah Cina memberlakukan undang-undang keamanan nasional yang menindak protes di wilayah tersebut. AP News/Vincent YuPolisi memajang spanduk pengumuman publik yang menunjukkan peringatan kepada pengunjuk rasa di Causeway Bay sebelum pawai serah terima tahunan di Hong Kong, Rabu (1/7/2020). Hong Kong menandai peringatan 23 tahun penyerahannya ke Cina pada tahun 1997, dan hanya satu hari setelah Cina memberlakukan undang-undang keamanan nasional yang menindak protes di wilayah tersebut.

HONG KONG, KOMPAS.com - Seorang pria yang menjadi pelaku penusukan polisi Hong Kong ditangkap di bandara ketika dia hendak kabur ke London, Inggris.

Semua berawal ketika muncul laporan bahwa ada lelaki yang mengenakan masker dan berkaus biru tua menyerang penegak hukum.

Serangan tersebut merupakan buntut dari bentrokan dalam unjuk rasa menentang UU Keamanan Nasional yang disahkan untuk Hong Kong, Selasa (30/6/2020).

Ribuan orang menentang UU tersebut dan turun ke jalan. Polisi lantas menggunakan meriam air, semprotan merica, dan gas air mata untuk membubarkan para pengunjuk rasa.

Baca juga: Seorang Pria Ditangkap Karena Mengibarkan Bendera Hong Kong Merdeka

"Pada dini hari, tanggal 2 Juli, seorang pria berusia 24 tahun ditangkap di bandara atas dugaan pencederaan," ujar kepolisian Hong Kong sebagaimana dilansir dari AFP, Kamis.

Sumber dari polisi yang meminta dirahasiakan identitasnya mengonfirmasi pria tersebut merupakan penumpang Chatay Pacific dengan nomor penerbangan CX251.

Pria tersebut ditangkap beberapa saat sebelum memasuki gerbang keberangkatan dan berangkat ke ibu kota Inggris tersebut.

"Dia membeli tiket di saat-saat terakhir. Dia adalah satu-satunya penumpang yang paling akhir dan tidak membawa bagasi," ujar seorang sumber.

Karena insiden tersebut, penerbangan dilaporkan tertunda selama hampir satu jam.

Baca juga: Tepat 23 Tahun Kembali ke China, Hong Kong Dibayangi UU Keamanan Nasional

Sebanyak 370 orang terluka dan tujuh petugas kepolisian mengalami luka-luka akibat unjuk rasa yang terjadi pada Rabu.

Halaman:

Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X