Seorang Pria Ditangkap Karena Mengibarkan Bendera "Hong Kong Merdeka"

Kompas.com - 01/07/2020, 16:35 WIB
Bendera Hong Kong Merdeka dibeberkan oleh seorang pria di Hong Kong, Rabu (1/7/2020) Twitter/@hkpoliceforceBendera Hong Kong Merdeka dibeberkan oleh seorang pria di Hong Kong, Rabu (1/7/2020)

HONG KONG, KOMPAS.com - Kepolisian Hong Kong menangkap seorang laki-laki yang membeberkan bendera bertuliskan "Hong Kong Merdeka", pada Rabu (1/7/2020).

Pada Selasa malam, komandan kepolisian mengatakan siapa pun yang terlihat mengibarkan bendera kemerdekaan atau menyanyikan kemerdekaan akan ditangkap seperti dilansir dari 9 News.

Penangkapan tersebut menandai pertama kalinya undang-undang (UU) keamanan nasional yang melarang aksi unjuk rasa.

Baca juga: Tepat 23 Tahun Kembali ke China, Hong Kong Dibayangi UU Keamanan Nasional

Hong Kong terbangun kepada sebuah realita baru setelah China daratan memberlakukan UU Keamanan Nasional pada Selasa (30/6/2020) malam.

UU tersebut menimbulkan protes keras karena ditengarai melucuti otonomi Hong Kong dan mengekang kebebasan berpendapat sekaligus memperkuat pemerintahan China atas wilayah tersebut.

Meski banyak polisi yang berpatroli dan ancaman hukuman yang sangat keras, ratusan orang memadati Causeway Bay dengan membagi-bagikan selebaran dan membentangkan poster.

Polisi anti huru-hara kemudian bereaksi dengan menembakkan semprotan merica ke dalam satu titik di kerumunan.

Polisi juga membentangkan spanduk berwarna ungu yang berisi peringatan bagi siapa saja yang mengarah pada tindakan subversi atau kemerderdakaan akan ditangkap berdasarkan UU keamanan nasional.

Selain menangkap pria yang membeberkan bendera kemerdekaan, polisi juga menangkap 30 orang karena dinilai mengadakan "pertemuan yang melanggar hukum dan keamanan serta menghalangi polisi dan memiliki senjata".

Baca juga: Ini Reaksi Dunia soal UU Keamanan Nasional China untuk Hong Kong

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terlibat Kecelakaan, Sopir Wanita Berpakaian Bikini Keluar Mobil dan Berjoget

Terlibat Kecelakaan, Sopir Wanita Berpakaian Bikini Keluar Mobil dan Berjoget

Global
Pesta Berujung Pemerkosaan, Universitas Ini Bantu Korban Buka Suara

Pesta Berujung Pemerkosaan, Universitas Ini Bantu Korban Buka Suara

Global
Main Game 22 Jam Sehari Selama Sebulan, ABG China Terkena Stroke

Main Game 22 Jam Sehari Selama Sebulan, ABG China Terkena Stroke

Global
Paus Fransiskus Sedih karena Hagia Sophia Diubah Kembali Jadi Masjid

Paus Fransiskus Sedih karena Hagia Sophia Diubah Kembali Jadi Masjid

Global
Pejabat PBB: Putra Mahkota Saudi Tersangka Utama Pembunuhan Khashoggi

Pejabat PBB: Putra Mahkota Saudi Tersangka Utama Pembunuhan Khashoggi

Global
Skandal Kekerasan Seksual di Universitas St Andrews, 2 Orang Ditahan

Skandal Kekerasan Seksual di Universitas St Andrews, 2 Orang Ditahan

Global
Gara-gara Staf Berhubungan Seks dengan Tamu, Hotel Ini Jadi Klaster Baru Covid-19

Gara-gara Staf Berhubungan Seks dengan Tamu, Hotel Ini Jadi Klaster Baru Covid-19

Global
'Kalian Bisa Saja Dipenjara', Peringatan AS untuk Warganya di China

'Kalian Bisa Saja Dipenjara', Peringatan AS untuk Warganya di China

Global
Video Viral Batik Disebut Kerajinan Tradisional China, Netizen Ramai Ribut di Twitter

Video Viral Batik Disebut Kerajinan Tradisional China, Netizen Ramai Ribut di Twitter

Global
'Saya Telah Membuat Kesalahan, Saya Pikir Covid-19 Hoaks'

'Saya Telah Membuat Kesalahan, Saya Pikir Covid-19 Hoaks'

Global
Kunjungi RS Militer, Trump Pakai Masker untuk Pertama Kalinya

Kunjungi RS Militer, Trump Pakai Masker untuk Pertama Kalinya

Global
Turki Berencana 'Tutup' Gambar Yesus dan Bunda Maria di Hagia Sophia Pakai Teknologi Khusus

Turki Berencana 'Tutup' Gambar Yesus dan Bunda Maria di Hagia Sophia Pakai Teknologi Khusus

Global
Setelah Tembak Korbannya 19 Kali, Remaja Ini Tertawa Sebelum Melarikan Diri

Setelah Tembak Korbannya 19 Kali, Remaja Ini Tertawa Sebelum Melarikan Diri

Global
Pembantaian Muslim di Srebrenica, Kuburan Massal Baru Masih Ditemukan

Pembantaian Muslim di Srebrenica, Kuburan Massal Baru Masih Ditemukan

Global
[POPULER GLOBAL] Pria AS Bereaksi Positif Usai Disuntik Vaksin Corona | Hagia Sophia Resmi Jadi Masjid, Umat Islam Dipersilakan Beribadah

[POPULER GLOBAL] Pria AS Bereaksi Positif Usai Disuntik Vaksin Corona | Hagia Sophia Resmi Jadi Masjid, Umat Islam Dipersilakan Beribadah

Global
komentar
Close Ads X