Trump Setuju AS Tarik 9.500 Tentara dari Jerman

Kompas.com - 01/07/2020, 22:51 WIB
Sebanyak 150 orang tentara AS tiba di Polandia, Rabu (23/4/2014), untuk membeuktikan komitmen AS pada negara-negara sekutunya di Eropa Timur terkait krisis di Ukraina. JANEK SKARZYNSKI / AFPSebanyak 150 orang tentara AS tiba di Polandia, Rabu (23/4/2014), untuk membeuktikan komitmen AS pada negara-negara sekutunya di Eropa Timur terkait krisis di Ukraina.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Pentagon AS mengatakan, Presiden Donald Trump setuju atas rencana penarikan 9.500 tentara mereka yang berbasis di Jerman.

Kehadiran militer AS di Jerman merupakan warisan dari Perang Dunia II, di mana Sekutu berhasil mengalahkan Nazi yang dipimpin Adolf Hitler.

Saat ini, pasukan AS di Jerman memiliki jumlah terbesar, disusul negara Eropa lainnya, yaitu Italia, Inggris dan Spanyol.

Langkah ini akan mengurangi jumlah militer AS yang ditempatkan di Negeri "Bir", yaitu dari sekitar 34.500 menjadi 25.000 tentara.

Baca juga: Rencana Trump Potong Jumlah Pasukan Militer AS di Jerman Picu Kekhawatiran

Kementerian Pertahanan AS tidak memberikan perincian tentang di mana pasukan akan dipindah tugaskan, atau kapan rencana itu akan dilakukan.

Namun, pekan lalu berdasarkan laporan yang dilansir dari BBC (1/7/2020), Trump sempat mengatakan bahwa beberapa tentara akan dipindahkan ke Polandia.

"Beberapa akan pulang dan beberapa akan dipindahkan ke tempat lain. Polandia akan menjadi salah satu tujuannya," kata Trump saat menerima kunjungan Presiden Polandia , Andrzej Duda.

Juru bicara Pentagon, Jonathan Hoffman mengatakan akan memberi pemaparan kepada Kongres AS mengenai penempatan itu "dalam beberapa pekan mendatang".

Kemudian, Negeri "Uncle Sam" akan mengonsultasikan langkah mereka kepada negara anggota NATO "beberapa saat setelahnya".

Baca juga: Militer AS Dituduh Bawa Virus Corona ke Wuhan, Dubes China Dipanggil

Hoffman mengatakan, pengarahan akan menjelaskan banyak hal, tidak hanya soal rencana penarikan pasukan militer AS di Jerman yang telah disetujui Trump.

Halaman:

Sumber BBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Eropa Hampir 3,7 Juta Kasus, WHO Sebut Beberapa Faktornya

Kasus Covid-19 di Eropa Hampir 3,7 Juta Kasus, WHO Sebut Beberapa Faktornya

Global
Partai Baru Mahathir Bernama Parti Pejuang Tanah Air, Apa Alasannya?

Partai Baru Mahathir Bernama Parti Pejuang Tanah Air, Apa Alasannya?

Global
Dituduh Sebabkan Pakatan Harapan Kolaps, Begini Sindiran Mahathir ke UMNO

Dituduh Sebabkan Pakatan Harapan Kolaps, Begini Sindiran Mahathir ke UMNO

Global
Liburan Musim Panas Presiden Perancis di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Liburan Musim Panas Presiden Perancis di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Global
Pilpres Belarus Rusuh, Viral Video Jeritan Demonstran yang Disiksa di Tahanan

Pilpres Belarus Rusuh, Viral Video Jeritan Demonstran yang Disiksa di Tahanan

Global
Kunjungan Delegasi AS ke Taiwan, China: Jangan Main Api!

Kunjungan Delegasi AS ke Taiwan, China: Jangan Main Api!

Global
Kenapa Trump Sebut Cawapres Kamala Harris Wanita Gila? Begini Ceritanya...

Kenapa Trump Sebut Cawapres Kamala Harris Wanita Gila? Begini Ceritanya...

Global
UEA Ambil 'Langkah Berani' Menormalisasi Hubungan dengan Israel

UEA Ambil "Langkah Berani" Menormalisasi Hubungan dengan Israel

Global
[POPULER GLOBAL] Pemerintah Mozambik Berkomentar soal Amonium Nitrat di Lebanon | 500 Jemaah Masjid Hagia Sophia Terdiagnosis Covid-19

[POPULER GLOBAL] Pemerintah Mozambik Berkomentar soal Amonium Nitrat di Lebanon | 500 Jemaah Masjid Hagia Sophia Terdiagnosis Covid-19

Global
Gelar Perjanjian Damai dengan UEA, Israel Setuju Tak Caplok Tepi Barat

Gelar Perjanjian Damai dengan UEA, Israel Setuju Tak Caplok Tepi Barat

Global
Trump Umumkan Perjanjian Damai antara Israel dan Uni Emirat Arab

Trump Umumkan Perjanjian Damai antara Israel dan Uni Emirat Arab

Global
Pejabat Iran Peringatkan Ledakan di Fasilitas Ini Bisa Lebih Besar dari Lebanon

Pejabat Iran Peringatkan Ledakan di Fasilitas Ini Bisa Lebih Besar dari Lebanon

Global
Kena Tekanan Darah Rendah Saat Pidato, Presiden Suriah Minta Duduk 1 Menit

Kena Tekanan Darah Rendah Saat Pidato, Presiden Suriah Minta Duduk 1 Menit

Global
Duterte Bakal Disuntik Vaksin Covid-19 Buatan Rusia pada Mei 2021

Duterte Bakal Disuntik Vaksin Covid-19 Buatan Rusia pada Mei 2021

Global
Trump: Hong Kong Takkan Pernah Sukses di Bawah Kendali China

Trump: Hong Kong Takkan Pernah Sukses di Bawah Kendali China

Global
komentar
Close Ads X