Kompas.com - 22/04/2020, 20:49 WIB
Presiden AS Donald Trump berbicara selama pengarahan harian tentang coronavirus novel, COVID-19, di Ruang Sesi Brady di Gedung Putih pada 31 Maret 2020, di Washington, DC. - Trump pada hari Selasa memperingatkan sangat menyakitkan dua minggu ke depan ketika Amerika Serikat bergulat dengan lonjakan kasus coronavirus. AFP/MANDEL NGANPresiden AS Donald Trump berbicara selama pengarahan harian tentang coronavirus novel, COVID-19, di Ruang Sesi Brady di Gedung Putih pada 31 Maret 2020, di Washington, DC. - Trump pada hari Selasa memperingatkan sangat menyakitkan dua minggu ke depan ketika Amerika Serikat bergulat dengan lonjakan kasus coronavirus.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump memerintahkan Angkatan Laut untuk menghancurkan setiap kapal Iran yang melecehkan mereka.

"Saya sudah menginstruksikan AL AS untuk menembak dan menenggelamkan semua kapal Iran jika mereka sampai berani melecehkan kami di lautan," tegasnya.

Baca juga: Insiden di Teluk, Ini Tuduhan Iran kepada AS

Perintah itu muncul setelah 11 kapal kecil Garda Revolusi (IRGC) mengepung kapal AL dan Penjaga Pantai AS di perairan internasional, utara Teluk.

Insiden itu terjadi ketika kapal dari dua matra militer AS itu menggelar latihan guna sebagai bagian dari kesiapan patroli mereka.

Meski tak ada tembakan yang dilepaskan, Pentagon menuding Teheran melakukan manuver provokatif yang bisa membahayakan dua negara.

Dalam keterangan Pentagon dilansir AFP Rabu (22/4/2020), Teheran berulang kali melewati bagian haluan dan buritan kapal mereka.

"Mereka mendekati dalam jarak yang sangat dekat dengan kecepatan tinggi, di mana salah satunya mendekat hingga 9 meter," kata Kementerian Pertahanan AS.

Washington mengklaim, kapal tersebut tidak mengindahkan peringatan mereka selama satu jam, sebelum akhirnya ada yang merespons dan mulai meninggalkan lokasi.

Sementara pada Minggu (19/4/2020), Garda Revolusi Iran menuding AS yang "berperilaku berbahaya" ketika mereka sedang latihan, dikutip Mehr.

Pernyataan Trump terjadi di momen yang sama ketika Iran mengumumkan untuk pertama kalinya, mereka meluncurkan satelit militer.

Baca juga: Iran Berhasil Luncurkan Satelit Militer Pertama di Tengah Ketegangan dengan AS


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X