Jelang Ramadan, Masjid-masjid di AS Terancam Tutup

Kompas.com - 22/04/2020, 19:29 WIB
Pandangan eksterior masjid Masjid Al Ikhlas di Newburgh, New York, 21 Mei 2009. REUTERS/Mike SegarPandangan eksterior masjid Masjid Al Ikhlas di Newburgh, New York, 21 Mei 2009.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Masjid-masjid di Amerika Serikat (AS) khawatir mereka akan terpaksa menutup secara permanen karena sumbangan dari jemaah terus berkurang selama lockdown.

Imam Jamal Kakar telah menghabiskan 20 tahun terakhir melayani kebutuhan komunitas Muslim Virginia Utara.

Sebelum pandemi virus corona, Jamal Kakar biasanya dapat ditemukan di Madinah Islamic Center di Springfield.

Dia sering mengenakan shalwar kameez (semacam gamis untuk pria) berwarna netral atasan tunik dan celana longgar, dengan rompi gelap dan topi (peci) tradisional, yang dikenal sebagai kufi.

Kakar adalah sosok yang berwibawa dan disukai di antara 170.000 Muslim di Virginia, upayanya sangat penting dalam mendapatkan tempat di masjid dan sebagai pusat budaya.

Tetapi sejak awal Maret, Kakar, seperti kebanyakan orang Amerika lainnya, telah menghabiskan hampir seluruh waktunya di rumah.

Baca juga: Ramadhan 2020: Pakistan Cabut Batasan Shalat di Masjid, Jemaah Wajib Jaga Jarak 2 Meter

Madinah Center, seperti kebanyakan masjid lain di seluruh Amerika Serikat, telah dipaksa untuk tutup saat negara itu mengalami krisis kesehatan publik terburuk dalam satu abad terakhir.

Sama seperti halnya masjid yang tidak mampu memenuhi kebutuhan spiritual jemaah, yang paling menyakitkan adalah tidak adanya shalat jenazah, doa untuk jenazah bagi mereka yang telah meninggal.

Mereka juga telah menghadapi kebutuhan mereka sendiri yang tidak terpenuhi dalam bentuk sumbangan keuangan melalui kotak amal maupun dari jemaah.

Kakar mengatakan kepada Middle East Eye bahwa pusat itu merupakan daerah khusus bagi imigran Pashtun yang sebagian besar dari Afghanistan dan juga Pakistan. Dan sedang berjuang untuk membayar sewa bulanan dan berisiko kehilangan tempat.

Halaman:
Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fasilitas Secret Service Anak-anak Trump Usai Akhir Jabatan Rp 2 Miliar per Bulan, Ditanggung Pajak Negara

Fasilitas Secret Service Anak-anak Trump Usai Akhir Jabatan Rp 2 Miliar per Bulan, Ditanggung Pajak Negara

Global
Cerita Pembelot Korut Lolos dari Perbudakan dan Kelaparan, Kini Ikut Pemilu di Inggris

Cerita Pembelot Korut Lolos dari Perbudakan dan Kelaparan, Kini Ikut Pemilu di Inggris

Global
Temuan Langka Lampu Minyak Lengkap dengan Sumbu Berusia 2.000 Tahun di Israel

Temuan Langka Lampu Minyak Lengkap dengan Sumbu Berusia 2.000 Tahun di Israel

Global
AL AS Sita Ribuan Senjata Ilegal Buatan Rusia dan China di Laut Arab

AL AS Sita Ribuan Senjata Ilegal Buatan Rusia dan China di Laut Arab

Global
Pemerintahan Trump Ketahuan Intip Telepon 3 Jurnalis Washington Post

Pemerintahan Trump Ketahuan Intip Telepon 3 Jurnalis Washington Post

Global
Kastil Drakula Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19 untuk Turis

Kastil Drakula Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19 untuk Turis

Global
Covid-19 India Makin Ganas, Pensiunan Tenaga Kesehatan Militer Direkrut

Covid-19 India Makin Ganas, Pensiunan Tenaga Kesehatan Militer Direkrut

Global
KBRI Moskwa Gelar Final Permira Saat Hari Pendidikan Nasional

KBRI Moskwa Gelar Final Permira Saat Hari Pendidikan Nasional

Global
Para Pemimpin Islam: Salahuddin Ayyubi dan Kisah Kepemimpinan Selama Perang Salib

Para Pemimpin Islam: Salahuddin Ayyubi dan Kisah Kepemimpinan Selama Perang Salib

Internasional
Putin Bersumpah Bela Kepentingan Nasional dan Mengecam 'Russophobia' dalam Perayaan Kemenangan Perang Dunia II

Putin Bersumpah Bela Kepentingan Nasional dan Mengecam "Russophobia" dalam Perayaan Kemenangan Perang Dunia II

Global
Calon Tentara AS Bajak Bus Sekolah, Malah Pusing Anak-anak Banyak Tanya

Calon Tentara AS Bajak Bus Sekolah, Malah Pusing Anak-anak Banyak Tanya

Global
Dua Pria Lemparkan Kantong Penuh Kecoak ke Restoran, Bertepatan Perjamuan Polisi

Dua Pria Lemparkan Kantong Penuh Kecoak ke Restoran, Bertepatan Perjamuan Polisi

Global
Robert H Goddard: Pencipta Roket Pertama AS, Diremehkan Hampir Sepanjang Hidupnya

Robert H Goddard: Pencipta Roket Pertama AS, Diremehkan Hampir Sepanjang Hidupnya

Internasional
Diplomat AS, China, dan Rusia Desak Kerja Sama, tapi Masih Bertikai

Diplomat AS, China, dan Rusia Desak Kerja Sama, tapi Masih Bertikai

Global
China Angkat Suara Setelah Roketnya Jatuh di Samudra Hindia

China Angkat Suara Setelah Roketnya Jatuh di Samudra Hindia

Global
komentar
Close Ads X