Di Vertova, Italia, Dampak Covid-19 Lebih Buruk dari Perang Dunia II

Kompas.com - 26/03/2020, 12:30 WIB
Seorang wanita berjalan dengan kereta bayi di sepanjang Via dei Fori Imperiali yang kosong, saat Italia melakukan tindakan tegas untuk mencegah penyebaran virus COVID-19, di Roma, Italia, Senin (23/3/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/REMO CASILLISeorang wanita berjalan dengan kereta bayi di sepanjang Via dei Fori Imperiali yang kosong, saat Italia melakukan tindakan tegas untuk mencegah penyebaran virus COVID-19, di Roma, Italia, Senin (23/3/2020).

VERTOVA, KOMPAS.com - Wali Kota Vertova, Orlando Gualdi, mengatakan dampak wabah virus corona di Italia "lebih buruk dari Perang Dunia II".

Jumlah kematian akibat penyakit Covid-19 di Italia terus meningkat. Rabu (25/3/2020) AFP melaporkan total 6.820 korban, sedangkan Worldometers hari ini (26/3/2020) mencatatkan 7.503 total kematian.

Di Vertova sendiri sudah ada 36 kematian. Padahal, desa yang terletak 70 kilometer di timur laut Milan ini biasanya mencatatkan sekitar 60 kematian dalam setahun, dari populasi 4.600 penduduknya.

Baca juga: Malam Terbesar Atalanta yang Jadi Bom Biologis Virus Corona di Italia

"Ini lebih buruk daripada perang," kata Gualdi pada jurnalis AFP, di salah satu lapangan kosong di desa.

Empat peti mati yang baru dibuat dikumpulkan di dekat pintu masuk sebuah kapel di Vertova.

Para jenazah itu menunggu dikremasi dan dimakamkan di pemakaman belakang.

Pemakaman sementara ini dilarang dilakukan selama beberapa minggu di Italia, sehingga prosesinya akan dilakukan secara hening oleh petugas dengan pakaian pelindung dan masker.

Baca juga: Kapten Atalanta Ungkap Penyebab Korban Covid-19 di Italia Tinggi

Kuburannya juga ditutup sementara, karena pertemuan umum dilarang. Jadi, tidak tampak lagi orang-orang yang berduka dengan menaburkan bunga di makam orang yang dicintainya.

"Tidak ada orang yang pantas mendapat kematian seperti ini. Sulit diterima ada pandemi seperti ini di tahun 2020," kata wali kota.

Situasi membaik, tapi...

Vertova dan kota Bergamo di selatannya berada di pusat penyebaran wabah Covid-19 di Italia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Meninggal Covid-19 di Spanyol Capai 9.000 Orang, tapi Puncak Wabah Mulai Lewat

Korban Meninggal Covid-19 di Spanyol Capai 9.000 Orang, tapi Puncak Wabah Mulai Lewat

Global
Prediksi Puncak Wabah Corona Sudah Lewat, Italia Masih Belum Stabil

Prediksi Puncak Wabah Corona Sudah Lewat, Italia Masih Belum Stabil

Global
Ini Perkiraan Puncak Wabah Virus Corona di AS

Ini Perkiraan Puncak Wabah Virus Corona di AS

Global
Di Turkmenistan, Sebut Virus Corona Saja Bakal Berakhir di Penjara

Di Turkmenistan, Sebut Virus Corona Saja Bakal Berakhir di Penjara

Global
Menghindari Lockdown Virus Corona, Pria di India Pura-pura Meninggal

Menghindari Lockdown Virus Corona, Pria di India Pura-pura Meninggal

Global
Virus Corona, Trump Minta Publik AS Bersiap akan '2 Pekan yang Menyakitkan'

Virus Corona, Trump Minta Publik AS Bersiap akan "2 Pekan yang Menyakitkan"

Global
Penyintas Virus Corona Berumur 85 Tahun Ini Disoraki Saat Keluar dari Rumah Sakit

Penyintas Virus Corona Berumur 85 Tahun Ini Disoraki Saat Keluar dari Rumah Sakit

Global
Sekjen PBB: Virus Corona Tantangan Terberat sejak Perang Dunia II

Sekjen PBB: Virus Corona Tantangan Terberat sejak Perang Dunia II

Global
100 Awak Kapal Induk Theodore Roosevelt Terkena Virus Corona, Kaptennya Minta Bantuan

100 Awak Kapal Induk Theodore Roosevelt Terkena Virus Corona, Kaptennya Minta Bantuan

Global
Putin Kirim Bantuan Alat Medis ke AS, Trump: 'Very Nice'

Putin Kirim Bantuan Alat Medis ke AS, Trump: 'Very Nice'

Global
28 Remaja 'Spring Breaker' yang Liburan ke Pantai Meksiko Positif Virus Corona

28 Remaja "Spring Breaker" yang Liburan ke Pantai Meksiko Positif Virus Corona

Global
1.400 Pemilik Printer 3D di Inggris Bersatu Membuat Masker Wajah Standar NHS

1.400 Pemilik Printer 3D di Inggris Bersatu Membuat Masker Wajah Standar NHS

Global
Atasi Corona, CDC AS Didesak agar Minta Warga AS Pakai Masker Kain di Tempat Umum

Atasi Corona, CDC AS Didesak agar Minta Warga AS Pakai Masker Kain di Tempat Umum

Global
Jilat Ludahnya Sendiri, Trump: Virus Corona Bukan Flu Biasa

Jilat Ludahnya Sendiri, Trump: Virus Corona Bukan Flu Biasa

Global
Taman Nasional di AS Tetap Buka, 7 Orang Terinfeksi Virus Corona

Taman Nasional di AS Tetap Buka, 7 Orang Terinfeksi Virus Corona

Global
komentar
Close Ads X