Infeksi Virus Corona di Korea Selatan Dekati Angka 1.000 Orang

Kompas.com - 25/02/2020, 17:58 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

"Kita akan menang lawan virus ini," tambahnya.

Jalanan di Daegu kini lowong, padahal populasi di kota tersebut mencapai 2,5 juta penduduk. Meski demikian, terlihat antrean panjang orang-orang yang berburu masker di beberapa toko.

Pemerintah Korea Selatan menekankan ke para warganya untuk ekstra waspada, mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah jika mengalami gejala demam atau gangguan pernapasan.

Baca juga: Perangi Virus Corona, AS Berniat Anggarkan Rp 34 Triliun

Negara tetangga jaga jarak

Meningkatnya penyebaran virus corona di Korea Selatan secara cepat membuat negara-negara tetangga kini menjaga jarak.

Hong Kong mengumumkan mereka tidak mengizinkan kedatangan pengunjung dari Korea Selatan, kecuali warga negara mereka yang kembali.

Sementara itu Mongolia menghentikan penerbangan dari dan ke Korea Selatan mulai hari ini.

Baca juga: Wabah Meluas, Mengapa Virus Corona Covid-19 Belum Disebut Pandemi? Ini Kata WHO

Sebuah sekte keagamaan disinyalir jadi pusat penyebaran virus

AFP melaporkan ada tambahan tiga kematian akibat Covid-19 di Korea Selatan, yang membuat daftar korban meninggal bertambah jadi 10 orang.

Akan tetapi, penambahan tiga orang korban ini adalah jumlah harian terendah dalam empat hari terakhir.

Sebagian besar infeksi yang terjadi di negara tuan rumah Piala Dunia 2002 ini dikaitkan dengan Gereja Shincheonji.

Baca juga: Belum Ada Respons Pemerintah soal Outbreak Corona di Korsel, Anggota DPR: Pemerintah Hadapi Situasi Tak Mudah

Seorang wanita berusia 61 tahun dilaporkan mengalami gejala demam pada 10 Februari lalu, setelah empat kali menghadiri kegiatan gereja.

Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea, Jung Eun-kyeong, menyarankan para umat gereja untuk menahan diri keluar dari gereja "semaksimal mungkin".

Gereja Shincheonji sedang menerima banyak kritikan publik saat ini. Oleh karenanya, Lee Man-hee selaku pendiri gereja akan menyediakan daftar anggota gereja ke pemerintah Korea Selatan agar bisa dites virus corona.

Baca juga: Wabah Virus Corona di Korsel, Anggota DPR: Keselamatan WNI Harus Diprioritaskan

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Heboh Menu Makanan Baru di Jepang, Ramen Lauk Jangkrik

Heboh Menu Makanan Baru di Jepang, Ramen Lauk Jangkrik

Global
Kasus Baru Covid-19 Melambat, Jepang Bakal Akhiri Darurat Nasional

Kasus Baru Covid-19 Melambat, Jepang Bakal Akhiri Darurat Nasional

Global
Ini Dua Syarat China agar Terbuka dalam Penyelidikan Asal Covid-19

Ini Dua Syarat China agar Terbuka dalam Penyelidikan Asal Covid-19

Global
Demonstrasi Hong Kong, Taiwan Siap Ulurkan Bantuan untuk Demonstran

Demonstrasi Hong Kong, Taiwan Siap Ulurkan Bantuan untuk Demonstran

Global
Dari Bentrokan hingga Ledakan, Idul Fitri 1441 H Berlangsung Suram di Negara-negara Ini

Dari Bentrokan hingga Ledakan, Idul Fitri 1441 H Berlangsung Suram di Negara-negara Ini

Global
[POPULER GLOBAL] Pakar Tai Chi KO dalam 30 Detik | Kesaksian Penumpang Selamat PIA

[POPULER GLOBAL] Pakar Tai Chi KO dalam 30 Detik | Kesaksian Penumpang Selamat PIA

Global
Gencatan Senjata Saat Idul Fitri, Presiden Afghanistan Janji Percepat Pelepasan Tahanan Taliban

Gencatan Senjata Saat Idul Fitri, Presiden Afghanistan Janji Percepat Pelepasan Tahanan Taliban

Global
Menlu China: AS-China di Ambang Perang Dingin Baru

Menlu China: AS-China di Ambang Perang Dingin Baru

Global
China Berencana Gunakan Vaksin pada Akhir Tahun meski Uji Coba Belum Usai

China Berencana Gunakan Vaksin pada Akhir Tahun meski Uji Coba Belum Usai

Global
'Saya Hanya Bisa Melihat Api', Kesaksian Penumpang Selamat dari Pesawat Airbus Pakistan

"Saya Hanya Bisa Melihat Api", Kesaksian Penumpang Selamat dari Pesawat Airbus Pakistan

Global
Pakar Tai Chi Berusia 69 Tahun Ini KO dalam 30 Detik

Pakar Tai Chi Berusia 69 Tahun Ini KO dalam 30 Detik

Global
Hong Kong Kembali Dilanda Demonstrasi, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Hong Kong Kembali Dilanda Demonstrasi, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Global
Azan Diizinkan Selama Ramadhan, Dewan Masjid di Inggris Berharap Seterusnya

Azan Diizinkan Selama Ramadhan, Dewan Masjid di Inggris Berharap Seterusnya

Global
Media AS New York Times Tampilkan Nama Korban Meninggal Covid-19 di Halaman Depan

Media AS New York Times Tampilkan Nama Korban Meninggal Covid-19 di Halaman Depan

Global
Seorang Profesor Uighur Dibebaskan, Tunjukkan China Memaksakan Loyalitas

Seorang Profesor Uighur Dibebaskan, Tunjukkan China Memaksakan Loyalitas

Global
komentar
Close Ads X