Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/05/2021, 16:49 WIB

KOMPAS.com - Beberapa hari belakangan ini, sosial media ramai memperbincangkan tentang kemunculan inovasi tempe yang terbuat dari Indomie.

Tanpa menggunakan kacang kedelai, tempe mi terbuat dari satu bungkus mi instan dan tambahan ragi serta dibungkus dengan daun pisang, persis seperti tempe kedelai.

Tempe mi pertama kali diunggah oleh akun @tempemovement. Viral pada 2021, ternyata tempe mi sudah pernah dibuat 5 tahun lalu.

Co Founder Tempe Movement Driando Ahnan menjelaskan lebih lanjut terkait tempe mi instan buatannya.

Baca juga: Tantangan Mengenalkan Tempe Sebagai Superfood di Dalam dan Luar Negeri

Eksperimen membuat tempe di Amerika

"Awalnya saya bereksperimen di dapur di Amerika. Di dapur ini saya coba bikin tempe dari berbagai macam kacang-kacangan pada tahun 2016-2017," tutur Driando Ahnan, Co Founder Tempe Movement kepada Kompas.com, Rabu (19/5/2021).

Setelah mengganti kacang kedelai dengan beberapa jenis kacang lain untuk membuat tempe, Driando berpikir bahwa bahan lain dengan tingkat kelembaban yang mirip seperti kedelai juga bisa dijadikan bahan baku tempe.

Hal tersebut kemudian menggugah dirinya untuk membeli mi di salah satu toko Asia yang ada di Amerika dan mencoba membuat tempe mi.

Baca juga: Sejarah Tempe, Makanan Asli Indonesia yang Mendunia

Potongan mi tempe mentah dan goreng. Dok. Instagram Tempe Movement Potongan mi tempe mentah dan goreng.

Menurut Driando, tempe mi memiliki ketahanan simpan yang lebih lama dibandingkan tempe yang terbuat dari kacang kedelai.

Tidak hanya mi instan, bumbunya juga turut digunakan.

Setelah mi selesai difermentasi menggunakan ragi, tempe akan diiris dan dibaluri bumbu mi instan. Selanjutnya, tempe bisa diolah dengan metode goreng.

Baca juga: Cara Simpan Tempe yang Baik dan Benar, Jangan Lebih dari 2 Hari

Driando menemukan bahwa inovasi tempe mi ternyata sudah pernah ditulis dalam sebuah buku pada tahun 1980-an oleh William Shurtlef.

"Ini bukan hal baru, tapi orang gatau gitu ya," kata Driando.

Ilustrasi tempe dibungkus daun pisang. SHUTTERSTOCK/HABIB FARINDRA Ilustrasi tempe dibungkus daun pisang.

Workshop membuat tempe dari berbagai bahan

Setelah kembali ke Indonesia dari negeri Paman Sam tersebut, Driando membuat workshop melalui Tempe Movement.

Menurutnya, workshop tentang tempe mi adalah hal yang tidak biasa.

Ia mencoba untuk mengajak orang lain membuat tempe mi menggunakan salah satu merek mi instan ternama di Indonesia.

Baca juga: Seperti Apa Masa Depan Tempe, Makanan Asli Indonesia?

Bagi Driando, salah satu alasan membuat workshop tentang tempe mi adalah untuk mendobrak konsep tempe yang hanya bisa dibuat oleh kacang kedelai.

Usai workshop tempe mi, Driando mengunggah postingan tentang tempe mi di akun Instagram Tempe Movement yang kemudian fotonya viral, Jumat (30/4/2021). 

Kamu dapat membaca lebih lanjut mengenai Tempe Movement di Tempe Movement, Upaya 3 Generasi Kenalkan Tempe Sebagai Superfood.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+