Kompas.com - 05/05/2021, 17:38 WIB
Makanan ala barat halal di Royz et Vouz Singapura di Royz Et Vouz, Singapura Dok. Facebook Royz Et VouzMakanan ala barat halal di Royz et Vouz Singapura di Royz Et Vouz, Singapura

KOMPAS.com – Singapura terkenal sebagai melting pot, kawasan yang menjadi tempat tinggal masyarakat heterogen dari berbagai latar belakang budaya.

Hal ini selalu menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan. Salah satu yang selalu menarik untuk dicoba adalah kuliner yang dihasilkan dari campuran beragam budaya ini.

Berkunjung ke Singapura, rasanya tak lengkap jika tidak mencicipi ragam makanan tersebut.

Kamu bisa menemukan aneka jenis kuliner mulai dari Melayu, Peranakan, India, Timur Tengah, Asia Timur, hingga Eropa.

Baca juga: 7 Restoran Halal di Singapura Dapat Status Michelin

Tak perlu khawatir, banyak dari kuliner tersebut yang juga halal. Singapura sendiri tercatat sebagai destinasi paling ramah wisatawan Muslim di antar-negara non-Muslim berdasarkan The Global Muslim Travel Index.

Simpan agenda dan pilihan tempat makan halal di Singapura ini untuk kamu kunjungi saat perjalanan antar-negara sudah dibuka kembali.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut ini delapan tempat kuliner halal yang bisa kamu temukan di Singapura, berdasarkan rilis dari Singapore Tourism Board (STB) yang diterima Kompas.com:

Swedish Meatball di Fika Swedish Cafe _ BistroDok. Facebook Fika Swedish Cafe _ Bistro Swedish Meatball di Fika Swedish Cafe _ Bistro

1. Fika Swedish Café and Bistro

Sesuai namanya, tempat ini menawarkan aneka makanan tradisional khas Swedia yang tentu saja halal.

Tempat ini terletak di 257 Beach Road, Singapura, 199539. Untuk menuju ke sana, kamu bisa berhenti di Stasiun MRT Bugis dan berjalan kaki sekitar 550 meter.

Fika dalam bahasa Swedia mengungkapkan salah satu kebiasaan orang Swedia, yakni minum kopi bersama orang terdekat atau waktunya istirahat.

Di sini kamu bisa bersantai sambil minum kopi dan makan camilan manis ala Swedia. Misalnya, Swedish Pancake, Kladdkaka (kue cokelat), dan Apple Crumble Pie.

Tak hanya makanan ringan, ada pula makanan berat seperti Swedish Meatballs (bola daging ala Swedia) dan juga Sedish Lamb Stew (semur ala Swedia).

Harganya berkisar mulai dari 5 dolar Singapura atau setara Rp 55.000.

Baca juga: Resep Kopi Mentega ala Kopitiam Singapura, Kopi Gu You

Molten Salted Egg Custard Bun di The Dim Sum PlaceDok. The Dim Sum Place Molten Salted Egg Custard Bun di The Dim Sum Place

2. The Dimsum Place

Di tempat ini kamu bisa mencicipi makanan ala Kanton yang halal. The Dimsum Place menyediakan lebih dari 100 jenis makanan Kanton.

Spesialisasi mereka adalah dimsum halal, lengkap dengan mi, seafood, daging panggang, dan aneka makanan penutup.

Sebut saja Molten Egg Custard Bun (pao isi custard telur asin), Deep Fried Carrot Cake (gorengan lobak gurih), Peking Duck Wrap (bebek peking panggang), hingga Congee with Mixed Seafood (bubur dengan berbagai seafood).

Baca juga: Cara Membuat Telur Setengah Matang ala Kopitiam Singapura

Porsi makanan di restoran ini terbilang besar. Cocok untuk kamu nikmati bersama keluarga. Harganya berkisar dari 2 dolar Singapura atau sekitar Rp 20.000.

Ada dua cabang The Dimsum Place di Singapura, yakni di 791 North Bridge Road dan Changi City Point Outlet, 5 Changi Business Park Central 1, Changi City Point.

Tempat ini berjarak sekitar 650 meter atau sekitar delapan menit jalan kaki dari Stasiun MRT Bugis.

Protein bowl di Beng Who CooksDok. Facebook Beng Who Cooks Protein bowl di Beng Who Cooks

3. Beng Who Cooks

Kali ini giliran makanan sehat. Kamu bisa menemukannya di Beng Who Cooks yang terletak di 39 Neil Road, Singapura 088823. Tempat ini merupakan restoran spesialis protein bowl halal dengan harga terjangkau.

Restoran ini berkonsep do it yourself (DIY). Kamu bisa memiliki gabungan protein, sayuran, dan sayur yang diinginkan. Harganya mulai dari 6 dolar Singapura atau sekitar Rp 65.000 per porsinya.

Restoran ini bisa dijangkau dari Stasiun MRT Chinatown dan berjalan kaki 550 meter atau selama enam menit saja.

Baca juga: Durian Disebut Google Buah Nasional Singapura, dari Mana Durian Berasal?

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X