Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/12/2022, 08:17 WIB
|

KOMPAS.com - Meski pandemi Covid-19 sudah melandai, masyarakat harus terus menjaga kesehatannya dengan baik. Bahkan terus meningkatkannya.

Selain itu, masyarakat juga harus tetap beradaptasi dengan kebiasaan baru termasuk masalah ketahanan pangan. Tentu hal ini menyangkut pada kesehatan masyarakat.

Kendati demikian, masih ada kemungkinan datangnya krisis di masa depan. Hal ini diungkapkan Dekan FKKMK Universitas Gadjah Mada (UGM), dr. Yodi Mahendradhata, M.Sc., Ph.D., FRSPH., dalam "Talkshow Kesehatan dan Tantangan Masyarakat Masa Depan" gelaran FKKMK UGM, Rabu (30/11/2022).

"Harapan saya, setelah diskusi ini peserta bisa ikut berpartisipasi dan berkontribusi dalam menghadapi ancaman kesehatan di masa depan," ujarnya dikutip dari laman FKKMK UGM.

Baca juga: Dekan Pertanian UGM: Masa Depan, Bencana Kelaparan Jadi Ancaman Nyata

Terjadi perubahan iklim ekstrim

Sementara itu, Pakar Kesehatan Lingkungan dan Kedokteran Keluarga FKKMK UGM, Prof. dr. Hari Kusnanto Josef S.U., Dr.PH. menjelaskan mengenai hal lain.

Yakni emisi gas rumah kaca memicu pemanasan global karena adanya perubahan iklim yang ekstrim.

"Perubahan iklim yang ekstrim berdampak pada ketahanan pangan di rumah tangga," terangnya.

Sedangkan pakar Gizi Kesehatan FKKMK UGM, Dr. Lily Arsanti, S.T.P., M.P., juga menyetujui apa yang dipaparkan para narasumber.

Jika suhu bumi naik 2°C setiap tahunnya, pada tahun 2050 produksi pangan akan turun sebanyak 30 persen. Musim penghujan tidak bisa diprediksi sehingga terjadi kerusakan pola tanam.

Muncul penyakit menular dan tidak menular

Selain berdampak pada ketahanan pangan, perubahan iklim yang menyebabkan cuaca ekstrim berdampak pada munculnya penyakit menular dan tidak menular.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+