Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/12/2022, 06:17 WIB
|

KOMPAS.com - Diperkirakan jumlah penduduk pada 2050 mencapai 10 miliar jiwa. Karenanya, ancaman nyata tahun mendatang tersebut ialah bencana kelaparan.

Hal itu sebagaimana diungkapkan oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), Ir. Jaka Widada, MP., Ph.D., pada acara Pojok Bulaksumur di Gedung Pusat UGM, Selasa (29/11/2022).

Menurut Jaka, bencana kelaparan itu sebagaimana diprediksi organisasi pangan dunia FAO yang akan terjadi di tahun 2050 adalah ancaman riil bagi dunia, termasuk bagi Indonesia.

"Jumlah penduduk dunia akan menembus sepuluh miliar. Akan terjadi kelaparan luar biasa manakala produksi pangan tidak naik sebesar 70 persen dari sekarang," ujarnya dikutip dari laman UGM, Selasa (29/11/2022).

Baca juga: LPG Masih Impor, PSE UGM: Pemerintah Harus Konversi ke Kompor Listrik

Selain itu, semuanya bukan hal yang mudah karena dampak perubahan iklim juga sangat berpengaruh di masa mendatang tersebut.

Ia menjelaskan, ada tiga negara yang telah siap menghadapi ancaman krisis pangan, yaitu Cina, Israel, dan Belanda.

Negara Cina sudah bisa membuat benih padi yang produksinya dua kali lipat lebih banyak. Sedangkan Belanda dan Israel telah mengimplementasikan teknologi yang mumpuni untuk meningkatkan produksi komoditas pertanian.

Ethiopia sendiri dulunya adalah negara dengan banyak kelaparan, sekarang setelah Israel masuk ke negara itu, justru menjadi sumber pangan nomor tujuh di dunia karena teknologi dari Israel.

Dijelaskan, ancaman perubahan iklim dan krisis pangan belum terlalu terlihat di Indonesia, karena ketersediaan sumber daya alam masih cukup melimpah.

Selain itu, kondisi geografis Indonesia yang memungkinkan produksi pertanian tetap berjalan sepanjang tahun.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+