Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/09/2022, 12:27 WIB
Sandra Desi Caesaria,
Albertus Adit

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kabar baik bagi guru madrasah. Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Muhammad Zain menginformasikan bahwa bantuan bagi kelompok kerja (pokja) para guru madrasah akan cair pada Oktober 2022.

Zain, panggilan akrabnya, meminta agar bantuan tersebut dimanfaatkan secara optimal sesuai proposal yang diajukan.

"Direktur Jenderal Pendidikan Islam telah menandatangani keputusan penerima bantuan di akhir juli untuk 2.095 pokja pada tahap pertama. Proses pencairan sudah hampir selesai. Insya Allah, bulan Oktober 2022 cair," sebut Zain dilansir dari laman Kemenag.

Baca juga: Makan Ceker Ayam, Sehat atau Tidak? Ini Kata Ahli Gizi UM Surabaya

Menurut Zain, ada dua kategori penerima bantuan kelompok kerja guru.

Untuk yang pertama, Kelompok Kerja Guru (KKG) Madrasah, masing-masing akan menerima bantuan sebesar Rp 15 juta.

Sedang untuk Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Madrasah, bantuan yang diberikan sebesar Rp 30 juta.

Para penerima bantuan sudah ditetapkan dalam Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Islam No. 4144 Tahun 2022.

Bantuan tersebut agar dipergunakan sebaik-baiknya sesuai juknis yang telah ditetapkan, dan dipergunakan untuk meningkatkan kompetensi guru madrasah. Misalnya, dengan menyelenggarakan forum diskusi, kajian, atau menguji teori untuk menemukan solusi dan memperkuat daya inovasi,” paparnya.

Baca juga: KPK Buka 55 Lowongan Magang Mahasiswa dan Fresh Graduate D3/S1

Dengan mengadakan forum atau diskusi, Zain mengatakan pasti akan melahirkan banyak inspirasi dan mendorong inovasi para guru.

Sementara, bantuan pokja sendiri telah digulirkan sejak tahun 2021. Hal ini diungkapkan Kepala Subdit Bina GTK MA Anis Masykur.

Untuk tahun 2023, akses pemberian bantuan akan didesain berbasis kompetisi dan apresiasi.

“Tahun ini kami masih membuka kesempatan pengajuan proposal untuk tahap III. Rencana akan kami buka pada awal Oktober 2022. Tahap ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada pokja yang selama ini mendapati kesulitan dalam mengaksesnya,” jelasnya.

Wakil 3 PMU MEQR-Project Anis Masykhur menambahkan, proses verifikasi proposal tahap pertama sudah selesai.

Tim juga sudah mulai melakukan proses verifikasi proposal bantuan tahap kedua.

Baca juga: Seleksi PPPK Tuntaskan Kebutuhan Guru ASN hingga 2023-2024

"Kami berharap para guru memiliki semangat tinggi untuk membentuk pokja dan mengakses bantuan ini untuk tahap selanjutnya," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com