Kompas.com - 28/07/2022, 10:10 WIB

KOMPAS.com - Siswa SMA Kesatuan Bangsa Bilingual Boarding School Yogyakarta, Althaaf Syaikha Nuhaad meraih prestasi di ajang Olimpiade Fisika Internasional (Internaional Physics Olympiad-IPhO) yang digelar di Zurich, Swis pada 10-17 Juli 2022.

Bersama Tim Indonesia lainnya, seperti yang dilansir siaran pers Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemdikbud Ristek), IPhO ke-52 kali ini berhasil membawa pulang 1 medali emas, 3 perak, dan 1 perunggu.

Medali emas disumbangkan Jonathan Tjandra dari SMAK Calvin DKI Jakarta, ketiga peraih medali perak masing-masing adalah John Howard Wijaya dari SMA Darma Yudha Pekanbaru, Berwyn dari SMAK Penabur DKI Jakarta, dan David Michael Indraputra dari SMAK Penabur Gading Serpong, sedangkan peraih medali perunggu adalah Althaaf Syaikha Nuhaad.

Sebanyak 368 peserta dari 75 negara harus melaksanakan tes teori dan eksperimen masing-masing selama 5 jam dalam IPhO kali ini.

Pada siaran pers Puspresnas juga menyampaikan bahwa pada ajang IPhO 2022 tersebut Tim Olimpiade Fisika Indonesia dipimpin Syamsu Rosid (Fisika UI). Tim juga didampingi oleh Rinto Anugraha (Fisika UGM) dan dua observer Bobby Eka Gunara (Fisika ITB) dan Budhy Kurniawan (Fisika UI) serta juga melibatkan tim pengawas yang terdiri dari Zulkarnain dan Robin Kristian

"Sekolah sangat bersyukur atas prestasi Althaf dalam IPhO tentunya, usaha dan doa selama ini yg dilakukan bersama-sama Althaf, orangtua, dan sekolah meskipun dalam masa pandemi Covid-19 terbayar dengan prestasi gemilang dari Althaf," ungkap Nur Wijayanto Kepala Sekolah SMA Kesatuan Bangsa.

Kepada Kompas.com (27/7/2022), Nur Wijayanto menjelaskan, tantangan terbesar pada masa pandemi ini adalah bagaiman sekolah dan orangtua saling membantu dalam memberikan pengawasan dan bimbingan terhadap siswa untuk terus berprestasi.

"Pelatihan di sekolah, antar sekolah mitra, serta pelatihan yang dilaksanakan oleh Kemdikbud Ristek semuanya saling mendukung dalam prestasi anak-anak, terutama Althaf," jelasnya.

Baca juga: Siswa Indonesia Kembali Ukir Prestasi, Raih 4 Medali Olimpiade Kimia Internasional 2022

"Secara teknis Divisi Olympus, divisi olimpiade Sekolah Kesatuan Bangsa, senantiasa memantau dan memberikan pelatihan untu mendukung prestasi anak-anak, terutama di bidang olimpiade," tambah Kepala Sekolah SMA Kesatuan Bangsa.

Nur Wijayanto menyebut, setiap anak adalah istimewa, mereka diciptakan Tuhan dengan keunikan masing-masing.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.