KOMPAS.com - Menjadi mahasiswa tentu adalah sebuah pilihan. Tetapi, lulus kuliah juga masih banyak pilihan yang harus ditempuh. Yakni bekerja sebagai apa?
Terkait hal itu, IPB University mengadakan kegiatan talent mapping pada mahasiswa barunya pada pertengahan 2021. Ada sebanyak 6.580 mahasiswa yang ikut talent mapping.
Menurut Dr. Alim S Setiawan selaku Direktur Kemahasiswaan dan Pengembangan Karir (Ditmawa PK) IPB University, mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini berasal dari 9 fakultas dan 2 sekolah yang ada di IPB University.
Baca juga: Penelitian Mahasiswa S3 UGM: Sirih Merah Percepat Penyembuhan Luka
"Kegiatan ini termasuk ke dalam salah satu rangkaian penerimaan mahasiswa baru IPB University," ujarnya dikutip dari laman IPB, Rabu (9/3/2022).
Total peserta talent mapping tahun 2021 meningkat dari tahun sebelumnya yaitu sebanyak 6.850 peserta yang terdaftar dan sebanyak 6.483 yang dilaporkan.
Sedangkan pada 2020 lalu tercatat 4.595 peserta terdaftar dan sebanyak 4.249 yang dilaporkan.
Dikatakan, pengadaan kegiatan talent mapping yakni untuk membantu mahasiswa dalam melacak potensi bakat, termasuk di dalamnya metode pembelajaran yang sesuai dengan minat karir.
Talent mapping mengidentifikasi kecenderungan setiap individu mahasiswa baru pada awal pembelajaran, proses pembelajaran dan akhir pembelajaran.
Baca juga: Mahasiswa KKN ITK Inovasi Hidroponik NFT Bertenaga Listrik Panel Surya
Hasilnya menunjukkan bahwa untuk mahasiswa S1:
1. Ada 35 persen memiliki minat di bidang profesional
2. Sebanyak 32 persen memiliki minat di bidang bisnis
3. Sebanyak 22 persen memiliki minat di bidang birokrat
4. Sebanyak 11 persen memiliki minat di bidang peneliti/dosen
Sedangkan hasil talent mapping pada mahasiswa Sekolah Vokasi yakni:
1. Sebanyak 46 persen memiliki minat di bidang bisnis
2. Ada 40 persen mahasiswa memiliki minat di bidang profesional
3. Sebanyak 12 persen memiliki minat di bidang birokrat
4. Sebanyak 2 persen memiliki minat di bidang peneliti/dosen
Adapun hasil dari talent mapping ini harapannya dapat menjadi acuan bagi pelaksanaan proses pembelajaran dan kegiatan kemahasiswaan untuk disesuaikan dengan kecenderungan mahasiswa.
Mahasiswa pun diharapkan dapat menjalani kehidupan di kampus sesuai dengan hasil yang diperoleh.
Baca juga: Inovasi Mahasiswa UPN Jogja, Awetkan Makanan Pakai Bahan Ini
Selain itu, hasil dari talent mapping mempermudah dosen penggerak dalam mengarahkan mahasiswa sesuai dengan jalan yang diinginkan oleh mahasiswa.
"Setiap tahunnya, mahasiswa menerima dan mengikuti berbagai macam proses pembelajaran dan kegiatan kemahasiswaan tanpa tahu apakah itu adalah pathway yang cocok dengan mereka. Harapannya talent mapping dapat membantu mahasiswa dalam hal ini," jelas Dr. Alim.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.