Kompas.com - 19/01/2022, 10:48 WIB
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Belakangan ini, jagat media sosial Twitter ramai membicarakan kisah anak sopir taksi online yang sedang kuliah di Amerika Serikat (AS).

Dia adalah Ilham Nugraha. Jebolan SBM ITB ini sedang studi lanjut S2 di bidang Kebijakan Publik kampus Ivy League, Cornell University dengan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Baca juga: Sesajen Ditendang di Gunung Semeru, Ini Pandangan Pakar Unair

Melansir laman Instagram Rabu (19/1/2022) memberitahukan Ilham sedang berusaha untuk mewujudkan cita-cita dalam memboyong keluarganya ke Amerika Serikat di hari wisudanya.

Lahir dan tumbuh dalam keadaan ekonomi yang serba pas-pasan, bukan menjadi halangan untuk menggapai cita-citanya.

Berkat program beasiswa Bidikmisi, Ilham berhasil kuliah di SBM ITB.

Sejak S1, cita-cita Ilham untuk studi lanjut itu sudah ada.

Pengorbanan Ilham kuliah di Amerika Serikat

Karena sadar akan adanya biaya pendaftaran kampus maupun sertifikat bahasa Inggris yang tidak sedikit, makanya dia mulai menyisihkan uang saku beasiswa maupun bekerja sebagai asisten dosen.

Ilham juga menyisihkan waktu lebih banyak untuk belajar bahasa Inggris secara otodidak.

Baca juga: 15 Universitas Terbaik Indonesia Versi Webometrics 2022, 5 dari PTS

Sumber belajarnya, sebut dia, dari mana saja. Paling terpenting gratis.

Sebab, di internet banyak sekali untuk mendapatkan pelajaran bahasa Inggris.

"Kalau kursus bahasa Inggris, pasti akan ada biaya lagi yang dikeluarkan," jelas dia.

Setidaknya, sambung dia, butuh waktu tiga tahun sampai uang yang disisihkannya benar-benar terkumpul untuk tes IELTS dan biaya pendaftaran beberapa kampus yang ditujunya.

Dia menjelaskan, realitas sosial dengan segala permasalahan, seperti kemiskinan, pendidikan hingga kebersihan dan kesehatan lingkungan yang ditemuinya sedari kecil di daerah Gedebage, Bandung.

Hal itu membuatnya penasaran dan memotivasi untuk dapat menawarkan jalan keluar.

Dengan begitu membawanya untuk studi lanjut di bidang Kebijakan Publik.

Kini, anak sopir taksi online ini tergabung dalam Energy Transition Working Group Presidency G20, untuk mempersiapkan segala hal kebutuhan materi terkait krisis iklim yang akan dibahas saat pertemuan para pemimpin dunia di Presidensi G20 Indonesia pada tahun ini.

Baca juga: Viral Sesajen Ditendang, Ini Tanggapan Pakar UGM

"Saya juga menyisihkan waktu untuk bekerja sebagai asisten riset di kampusnya, itu guna mewujudkan keinginannya membawa keluarga ke AS saat wisuda nanti," ungkap Ilham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.