Kompas.com - 26/12/2021, 20:10 WIB
Para siswa SMK sedang menggunakan aplikasi Qualitiva.id untuk sekolah online. Aplikasi asal Palembang, Sumatera Selatan ini terus berkembang untuk mempermudah guru dan murid menerapkan sistem belajar online, Kamis (8/4/2021). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAPara siswa SMK sedang menggunakan aplikasi Qualitiva.id untuk sekolah online. Aplikasi asal Palembang, Sumatera Selatan ini terus berkembang untuk mempermudah guru dan murid menerapkan sistem belajar online, Kamis (8/4/2021).
|

KOMPAS.com - Lulusan SMK tidak hanya punya keterampilan khusus untuk siap bekerja. Tetapi, kini siswa SMK harus punya keterampilan lebih untuk bekerja di berbagai bidang.

Salah satunya bisa menciptakan usaha baru atau menjadi wirausaha. Demikian diungkapkan anggota Komisi X DPR RI Ledia Hanifa Amaliah.

Menurut Ledia, soft skill dan keterampilan-keterampilan tambahan bagi siswa SMK harus ditambah.

Baca juga: 5 Lowongan Kerja Lulusan SMK Minggu Keempat Desember 2021

"Karena kalau tidak diberikan keterampilan tambahan, ketika ada perkembangan industri yang berubah cepat, mereka tidak punya kemampuan untuk itu," ujarnya dikutip dari laman DPR RI, Kamis (23/12/2021).

Dia berharap lulusan SMK tidak hanya sebagai pekerja, tapi harus ditargetkan bahwa mereka bisa menjadi wirausaha, atau menciptakan usaha baru.

"Meskipun katakanlah masih sangat jarang, tapi memang arahnya SMK kita belum sampai sana," papar Ledia saat mengikuti kunjungan kerja reses Komisi X DPR RI mengunjungi SMK 5 Denpasar, Bali.

Menurutnya, Komisi X DPR RI sudah menyampaikan hal tersebut berulangkali kepada menteri maupun jajaran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, bahwa harus sudah menyiapkan bukan cuma lulusan SMK siap kerja.

Melainkan juga bisa menciptakan pekerjaan baru, yang artinya soft skill-nya harus ditambah.

Begitupun dengan keterampilan lainnya. Agar nanti bisa lebih berkembang, dan bisa mengantisipasi segala perubahan-perubahan zaman yang ada.

"SMK 5 Denpasar ini merupakan SMK berbasis seni. Enam puluh persen penghasilan Bali dari pariwisata. Kita harus mengantisipasi adanya kejenuh dalam pekerjaan," terangnya.

"Artinya harus ada pengembangan misalnya ekonomi kreatifnya atau kemudian pengembangan seninya atau pengembangan wisata dan destinasi destinasi baru," tandasnya.

Baca juga: AMSO 2021, Tumbuhkan Intelektual Siswa Sekolah Angkasa

Untuk itulah dia juga mendorong agar pemerintah pusat untuk memberikan keterampilan tambahan bagi para siswa SMK. Tentu agar kelak bisa menciptakan lapangan usaha baru.

Sehingga juga bisa mengembangkan pariwisata lokal sesuai tetap mengikuti perkembangan zaman. Sekaligus bebas dari kejenuhan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.