Kompas.com - 26/12/2021, 15:13 WIB
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Dalam melakukan aktivitas sehari-hari, manusia butuh energi dari makanan dan minuman yang dikonsumsi.

Oleh karena itu, sangat penting bagi seseorang untuk sarapan di pagi hari. Masyarakat Indonesia pun memiliki beberapa kebiasaan menu makanan untuk sarapan.

Biasanya seseorang memilih makanan praktis untuk sarapan. Mulai dari bubur ayam, buah-buahan, nasi goreng, lontong sayur bahkan roti dengan susu. 

Tapi tahukah kamu bahwa sebenarnya menu sarapan juga ada porsi idealnya. Hal ini disesuaikan dengan aktivitas yang akan dilakukan seharian.

Baca juga: Indomaret Buka 10 Posisi Lowongan Kerja bagi Lulusan D4-S2, Ayo Daftar

Dampak melewatkan sarapan

Melewatkan sarapan juga membawa dampak tidak bagus. Kamu akan merasa lemas dan kurang bisa konsentrasi karena tidak punya energi untuk melakukan aktivitas.

Menurut Dosen Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) Karina Rahmadia Ekawidyani, kebiasaan melewatkan sarapan memiliki dampak buruk bagi tubuh.

Tubuh akan merasa lemas karena kurang energi. Apalagi jika kegiatan yang dilakukan cukup berat sehingga butuh banyak energi.

"Kurang lebih orang itu kan tidur biasanya 8 jam tidak makan sama sekali seperti orang berpuasa. Jika tidak sarapan, kita akan makan lebih banyak saat makan siang. Sehingga ada risiko akan mengalami obesitas atau kelebihan berat badan nantinya akan berisiko untuk penyakit lainnya," terang Karina seperti dikutip dari kanal YouTube IPB TV, Minggu (26/12/2021).

Baca juga: SKB 4 Menteri Terbaru, Januari 2022 Satuan Pendidikan Wajib Gelar PTM

Menu dan porsi sarapan harus diperhatikan 

Saat sarapan, menu dan porsi juga harus diperhatikan. Porsi sarapan tiap orang berbeda menyesuaikan usia, berat dan tinggi badan.

Karina mengungkapkan, porsi ideal untuk sarapan yang tepat adalah sebagai berikut:

1. Mengandung 25 persen hingga 30 persen dari total kebutuhan asupan gizi dalam sehari.

2. Kandungan gizi pada menu sarapan mencakup sumber karbohirat, proptein dan sumber lemak yang sehat dan serat.

Baca juga: Super Air Jet Buka Lowongan Kerja bagi Lulusan SMA/SMK, Buruan Daftar

Sarapan itu penting namun harus sesuai dengan porsi tepat dan sesuai kebutuhan tubuh. Itulah penjelasan porsi sarapan ideal dari dosen IPB. Setelah membaca informasi ini, sebisa mungkin tidak lupa untuk sarapan agar tetap memiliki energi untuk beraktivitas seharian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.