Kompas.com - 08/12/2021, 06:27 WIB
Ilustrasi mahasiswa, kampus, universitas, perguruan tinggi ShutterstockIlustrasi mahasiswa, kampus, universitas, perguruan tinggi
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Health Promoting University (HPU) merupakan program pendekatan untuk menciptakan lingkungan kampus yang sehat, khususnya mecegah gelombang 3 Covid-19 di lingkungan perguruan tinggi.

Terdapat 7 tema utama HPU yaitu aktivitas fisik, pola makan sehat, kesehatan mental, literasi kesehatan, zero tolerance narkoba, tembakau, dan alkohol, zero tolerance kekerasan, perundungan, dan pelecehan, dan pembentukan lingkungan yang sehat, aman, dan disable friendly.

Baca juga: Pakar UGM: Banjir Bandang Bisa Terjadi Pasca Erupsi Gunung Semeru

Saat ini, HPU turut serta dalam pencegahan Covid-19 yang ada di dalam lingkungan kampus dengan membentuk perilaku yang sehat.

"Kami berusaha untuk menciptakan lingkungan dan budaya yang sehat untuk menciptakan lulusan yang memiliki kesehatan dalam kapasitas intelektual serta didukung oleh medical record yang baik," ucap Wakil Ketua Satgas dan HPU UGM Arif Nurcahyo, melansir laman UGM, Selasa (7/12/2021).

Dosen FKKMK UGM dan Sekretaris HPU UGM, Supriyati menjelaskan, saat ini UGM terus mengupayakan pengoptimalan capaian tujuan pembelajaran.

Untuk pembelajaran bauran di UGM, HPU senantiasa melakukan berbagai upaya pencegahan adanya klaster Covid-19 di lingkungan kampus.

"Kapasitas kelas diatur, ventilasi kelas, vaksinasi, bahkan adanya screening harian, dan adanya pos pembinaan terpadu, dan menciptakan perilaku hidup sivitas akademik yang sehat sehingga memiliki daya tahan tubuh yang baik," jelas Supriyati.

Baca juga: Kemendikbud Ristek: Sekolah dan Kampus Tak Libur Selama Periode Nataru

RSA UGM dalam pelayanan kesehatan didukung penuh oleh Kampus UGM, donatur, hingga Kementerian untuk dapat memberikan layanan Covid-19 ke sivitas kampus dan masyarakat.

RSA UGM dalam bidang pendidikan dan penelitian sejak Juni 2020 sudah melakukan pembelajaran praktik tatap muka bagi mahasiswa profesi.

Dermatolog RSA UGM, Nurwestu mengaku, kapasitas ruangan, alat, dan kondisi ruangan sangat diperhatikan untuk menghindari rute penularan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.