Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/11/2021, 17:25 WIB
Dian Ihsan

Penulis

KOMPAS.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim bersilaturahmi dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di kantor PBNU, Jakarta, Rabu (3/11/2021).

Saat berkunjung, ada beberapa tema yang dibahas, seperti upaya-upaya memajukan pendidikan nasional dan implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), terutama di perguruan tinggi di bawah Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU).

Baca juga: Istri Nadiem Makarim: Jenjang PAUD Segera Buka PTM Terbatas

Menteri Nadiem menjelaskan, tujuan program MBKM adalah membuat pengalaman belajar yang relevan dan menyenangkan bagi mahasiswa dan dosen.

"Secara sederhana kita ingin lebih banyak mahasiswa ke luar dari kampus, lebih banyak dosen keluar kampus mencari ilmu dan pengalaman. Lebih banyak praktisi ke kampus untuk mengajar," kata dia melansir laman Kemendikbud Ristek, Kamis (4/11/2021).

Harusnya, sebut dia, pembelajaran di kampus tidak hanya ceramah di depan kelas.

Menurut dia, dosen bisa membuat rekaman pembelajaran dan kemudian saat masuk ke kelas, mahasiswa perlu diarahkan untuk lebih banyak berdiskusi, kerja kelompok, mengasah presentasi dan berdebat.

Lanjut Nadiem menjelaskan, capaian program MBKM dapat diketahui dengan melihat delapan Indikator Kinerja Utama (IKU), yaitu:

  1. Lulusan mendapat pekerjaan yang layak.
  2. Mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus.
  3. Dosen berkegiatan di luar kampus.
  4. Praktisi mengajar di dalam kampus.
  5. Hasil kerja dosen digunakan oleh masyarakat.
  6. Program studi bekerja sama dengan mitra kelas dunia.
  7. Kelas yang kolaboratif dan partisipatif.
  8. Program studi berstandar internasional.

Baca juga: Nadiem Makarim: Sumpah Pemuda adalah Hari Kemenangan Kita Semua

Mendikbud Ristek juga memuji peran Nahdlatul Ulama dalam pendidikan nasional.

Dia berharap NU terus memberikan kritik dan masukan terhadap kebijakan pendidikan nasional.

Dalam acara tersebut, dia memberikan bantuan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) dan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) kepada mahasiswa-mahasiswa yang berkuliah di perguruan tinggi NU.

Selain itu, secara simbolis Mendikbudristek menyerahkan surat izin pendirian Institut Sains dan Teknologi Nahdhatul Ulama kepada PBNU.

Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj menyambut gembira silaturahmi Menteri Nadiem Makarim.

Said Aqil berharap lebih banyak kerja sama antara LPTNU dengan pemerintah di masa mendatang.

Dia menegaskan, NU melalui LPTNU mendukung kebijakan MBKM.

Tak lupa, PBNU meminta pemerintah agar memberikan afirmasi kepada perguruan tinggi yang masih tertinggal dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

Baca juga: Jadwal Seleksi PPPK Guru Tahap 2 Ditunda, Ini Alasan Kemendikbud Ristek

"Sore ini bukan hanya silaturahim tapi sudah ke silatul a’mal atau kerja sama. Terima kasih untuk bantuan KIP Kuliah, UKT, dan juga izin pendirian perguruan tinggi. Pertemuan seperti ini harus sering-sering kita adakan. Tidak ada artinya pertemuan seperti ini kalau tidak ada kerja sama," tukas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com