Program Pintar
Praktik baik dan gagasan pendidikan

Kolom berbagi praktik baik dan gagasan untuk peningkatan kualitas pendidikan. Kolom ini didukung oleh Tanoto Foundation dan dipersembahkan dari dan untuk para penggerak pendidikan, baik guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, dosen, dan pemangku kepentingan lain, dalam dunia pendidikan untuk saling menginspirasi.

Hari Santri Nasional, 9 Tips agar Santri Betah Mondok

Kompas.com - 22/10/2021, 11:43 WIB
Ilustrasi Hari Santri Nasional. Santri Pondok Pesantren Raudhatul Mujawwidin Tebo, Jambi sedang praktik laju reaksi (kimia farmasi). DOK. TANOTO FOUNDATIONIlustrasi Hari Santri Nasional. Santri Pondok Pesantren Raudhatul Mujawwidin Tebo, Jambi sedang praktik laju reaksi (kimia farmasi).

Penulis: Titien Suprihatien | Guru SMPN 11 Batanghari

KOMPAS.com - Hari Santri Nasional diperingati setiap tanggal 22 Oktober. Hal ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden nomor 22 Tahun 2015. Penetapan ini berlangsung di Jakarta, tepatnya di Masjid Istiqlal.

Tujuan penetapan Hari Santri Nasional tentu saja untuk membangkitkan semangat jihad pada diri santri agar para santri tumbuh menjadi manusia berakhlak mulia yang cinta Indonesia.

Jihad "zaman now"

Jihad adalah berjuang dengan sungguh-sungguh. Santri berjuang di pondok-pondok pesantren agar bisa menghafal Al Quran, kitab-kitab Hadist dan mengamalkannya dalam kehidupan.

Belajar tentang ilmu agama yang akan menuntun hidupnya kepada kebaikan.
Di pondok pesantren para santri berlatih untuk hidup mandiri. Mereka terpisah jauh dari orang tua.

Santri belajar tentang banyak hal. Tidak hanya ilmu agama tetapi juga ilmu pengetahuan dan keterampilan serta adab-adab dalam Islam. Dan yang tidak kalah pentingnya mereka sedang belajar membentengi diri dari pengaruh buruk pergaulan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan memilih menjadi santri, berarti mereka sudah memutuskan untuk hidup dengan menjalankan syariat agama dengan benar. Ini tidak mudah, akan banyak godaan dan tantangan. Hanya santri yang kuatlah yang akan bertahan.

9 tips agar betah nyantri

1. Sabar dan selalu bersyukur

Bersabar dan bersyukur adalah kunci untuk betah menjadi santri. Bersabar dengan segala aturan dan tata tertib dipondok. Sabar dalam menjalani rutinitas mempelajari ilmu agama. Sabar dalam menahan kerinduan dengan orangtua.

Sabar dari perpisahan dengan teman-teman dan bersyukur atau semua ilmu yang sudah didapat.

Baca juga: Jokowi: Santri Seharusnya Tak Lagi Cari Kerja tapi Ciptakan Kesempatan Kerja

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.