Kompas.com - 21/09/2021, 14:57 WIB
Rektor Uhamka Prof. Gunawan Suryoputro dan Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki dalam pembukaan Pekan Ta'aruf  atau Peta Uhamka 2021 yang digelar secara daring 20-23 September 2021. DOK. FEB UHAMKARektor Uhamka Prof. Gunawan Suryoputro dan Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki dalam pembukaan Pekan Ta'aruf atau Peta Uhamka 2021 yang digelar secara daring 20-23 September 2021.

KOMPAS.com - Perguruan tinggi didorong tidak menjadi "menara gading" yang jauh dari permasalahan masyarakat, melainkan menjadi "menara air" yang membawa banyak manfaat.

Terkait hal itu, mahasiswa diharapkan membekali diri mereka dengan pembelajaran yang tidak hanya di dalam kelas, melainkan juga terjun ke tengah masyarakat.

Pembekalan pembelajaran ini menjadi benang merah dalam Pekan Ta'aruf Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka atau "Peta Uhamka 2021" yang digelar secara daring 20-23 September 2021 dan diikuti 3.774 mahasiswa baru.

Dalam semangat yang sama, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Uhamka menggelar "Peta Uhamka 2021" mengusung tema "Expanding Prophetic Generation to Lead Global Community".

"Kami merasa berterima kasih, bersyukur,  dan bangga bahwa FEB Uhamka masih dipercaya oleh masyarakat dan bangsa ini sehingga banyak orangtua menitipkan anak-anaknya mengecap pendidikan di Uhamka," ungkap Dekan FEB Uhamka, Zulfahmi (21/9/2021).

Mendapat kepercayaan tersebut, Zulfahmi menyampaikan, pihaknya berupaya terus untuk meningkatkan kualitas pendidikan sehingga mampu menghasilkan lulusan bermutu yang berakhlak serta diterima di masyakat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Zulfahmi juga menyampaikan, dengan niat hati yang teguh para mahasiswa diharapkan menjadikan proses pembelajaran tidak hanya di dalam kelas namun juga di tengah masyarakat.

"Proses pembelajar harus dapat diterapkan di masyarakat sekaligus membetuk mentalitas luusan. Jadi (mahasiswa baru) harus sungguh mencanangkan mentalitas sehingga setelah selesai kuliah, siap di masyarakat dan siap di mana saja," tegas Zulfahmi.

Dalam kesempatan sama, Zulfahmi juga menekankan pentingnya menyeimbangkan antara pendidikan intelektual dan juga spiritualitas.

Baca juga: UNJ Gelar Pelatihan Internasional Tingkatkan Kompetensi Wirausaha Guru

"Pendidikan keterampilan intelektual dan spritual menjadi bekal melihat tantangan yang akan dihadapi para Hamka-Hamka Muda ini akan jauh lebih sulit," ungkapnya.

"Para Hamka Muda, mahasiswa baru, kalian adalah generasi bangsa, generasi umat, penerus bangsa dan juga harapan orangtua. Oleh karena itu, manfaatkanlah waktu sebaik mungkin dalam menempuh pendidikan," pesan Dekan FEB Uhamka lebih lanjut.

"Jadilah orang-orang yang bisa membahagiakan, orang yang bermanfaat bagi bangsa, negara, masyarakat, dan orangtua," pungkas Zulfahmi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.