Kompas.com - 18/09/2021, 12:19 WIB
Merespon Bahaya Cyberbullying, Kemenkominfo dan GNLD Siberkreasi Libatkan Figur Publik dalam Kampanye Cerdas Bermedia Sosial DOK. KOMINFOMerespon Bahaya Cyberbullying, Kemenkominfo dan GNLD Siberkreasi Libatkan Figur Publik dalam Kampanye Cerdas Bermedia Sosial

KOMPAS.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia melalui Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi meluncurkan rangkaian acara mempromosikan penggunaan positif media sosial, khususnya di kalangan generasi muda.

Sebagai bagian dari kampanye #MakinCakapDigital, program ini dirancang mempromosikan nilai positif media sosial, sekaligus menginspirasi kebaikan lewat media sosial. Rangkaian acara berlangsung pada 10 September 2021.

Acara melibatkan deretan pakar dan selebriti, seperti Marshanda, Nicholas Saputra, Cinta Laura, Ashilla Sikado, dan Benyamin Adhisurya.

Mengutip data Digital Civility Index tahun 2020, Indonesia menempati urutan terakhir di antara negara-negara lain di Asia Tenggara dalam tata karma berkomunikasi online.

Survei tersebut mengidentifikasi tiga risiko terbesar yang dihadapi Indonesia di ranah digital: hoaks, ujaran kebencian, dan diskriminasi. Lebih dari 47 persen warga Indonesia yang disurvei mengaku pernah terlibat dalam kekerasan online, dan 19 persen di antaranya mengaku menjadi sasaran kekerasan.

Seberapa berbahayakah cyberbullying? Efek dari pelecehan daring pada individu mungkin tidak terlihat di awal, tetapi dampaknya dapat dirasakan dalam waktu yang cukup lama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini berpengaruh pada peningkatan tingkat depresi, penurunan tingkat pendidikan, peningkatan ketergantungan alkohol dan narkoba, hingga potensi bunuh diri.

"Media sosial sering dikaitkan dengan berbagai hal negatif, mulai dari masalah kesehatan mental hingga penipuan," ujar Anita Wahid, Wakil Ketua Umum Siberkreasi.

Anita Wahid menambahkan, "oleh karena itu, kami mengadakan rangkaian webinar dan program pendidikan yang mencakup tiga hal penting: kesehatan mental, literasi digital di kalangan siswa, dan bagaimana media sosial telah menghasilkan gerakan positif."

Baca juga: Pentingnya Cek Fakta, Kemenkominfo Ajak Masyarakat Perangi Cyberbullying dan Hoaks

Tiga pilar literasi media sosial Siberkreasi

Pilar pertama mengangkat isu kesehatan mental melalui sesi webinar, "Sehat di Media Digital." Selebriti Indonesia, Marshanda - yang menjadi sasaran cyberbullying saat remaja - dan Dr. Sandersan Onie, peneliti Kesehatan mental dalam pencegahan bunuh diri, diundang untuk berbicara di webinar tersebut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.