Kompas.com - 20/08/2021, 15:10 WIB
Agnesia Nursinta Dewi berfoto bersama rekan-rekan sesama relawan selepas melakukan survey lapangan di Gedung BPS Jakarta, Februari 2020 (sebelum pandemi COVID19). Dok. Universitas PertaminaAgnesia Nursinta Dewi berfoto bersama rekan-rekan sesama relawan selepas melakukan survey lapangan di Gedung BPS Jakarta, Februari 2020 (sebelum pandemi COVID19).

KOMPAS.com - Setiap tahun, sebanyak sembilan perguruan tinggi milik BUMN memberikan beasiswa bagi lulusan SMA/SMK melalui beasiswa Aliansi Perguruan Tinggi Badan Usaha Milik Negara (Aperti BUMN). Beasiswa ini memberikan pembebasan biaya kuliah hingga 100 persen.

Perguruan tinggi anggota Aperti BUMN ialah Universitas Pertamina, Telkom University, Institut Teknologi PLN, BRI Institute, Politeknik Pos Indonesia, Politeknik Pos Indonesia, Sekolah Tinggi Manajemen Logistik Indonesia, IT Telkom Surabaya dan IT Telkom Purwokerto.

Agnessia Nurshinta Dewi, siswi asal SMA Negeri 78 Jakarta menjadi salah satu penerima Aperti BUMN Tahun 2021, bersaing dengan 34.000 peserta

Capaian prestasi akademik dan non-akademik, serta beragam kegiatan kesukarelaan yang telah diikutinya, mengantarkan Agnessia untuk menjadi salah satu penerima beasiswa dan berkesempatan untuk berkuliah di Program Studi Komunikasi Universitas Pertamina dengan pembiayaan penuh.

Baca juga: BCA Buka Magang Bakti 1 Tahun untuk Lulusan SMA-SMK, D3 dan S1

“Saya pernah membaca salah satu artikel tentang Deloitte Volunteer Impact Survey pada tahun 2016. Dalam artikel disebutkan bahwa 82 persen responden yang merupakan para pimpinan perusahaan atau yang bertanggung jawab untuk seleksi karyawan, memilih kandidat dengan pengalaman kegiatan kesukarelaan. Sejak saat itu saya memutuskan untuk rajin mengikuti kegiatan sosial,” ungkap Agnessia dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (19/8/2021).

Ia merupakan pelajar yang menyadari pentingnya membekali diri dengan kemampuan human skill sedari dini, dan sudah terlatih mengikuti berbagai kegiatan sosial dan volutarisme sejak menginjak bangku SMA.

Kegiatan kesukarelaan yang paling berkesan baginya adalah saat dirinya terpilih menjadi salah satu penyuluh dalam kegiatan Sensus Penduduk Tahun 2020 yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Agnessia berhasil mengalahkan 34.000 pendaftar yang berasal dari siswa SMA dan mahasiswa seluruh Indonesia.

Dalam survei “Coursera Global Skills Report” di 100 negara yang dirilis tahun 2021 sendiri, disebut bahwa untuk bersaing di bursa kerja masa depan, setidaknya ada tiga keterampilan utama yang dibutuhkan oleh para pencari kerja.

Baca juga: Pelatihan Bahasa Korea Gratis Korea Foundation 2022, Tunjangan Rp 12,6 Juta Per Bulan

Ketiga keterampilan tersebut adalah manajemen teknologi, soft skill dan technicall skill, serta human skill.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.