Kompas.com - 25/05/2021, 15:17 WIB
Ilustrasi Internet shutterstockIlustrasi Internet

KOMPAS.com - Perlindungan terhadap data pribadi Warga Negara Indonesia (WNI) masih tergolong lemah.

Hal ini terbukti pada rangkaian kebocoran data yang terjadi di beberapa perusahaan besar. Kasus terbaru adalah dugaan kebocoran data 279 juta data WNI di database Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Ratusan juta data ini diduga bocor dan diperjualbelikan di situs raidsforum.com. Data tersebut mencakup nomor induk kependudukan, kartu tanda penduduk (KTP), nomor telepon, email, nama, alamat, hingga gaji.

Data tersebut dijual oleh pengguna forum dengan nama id 'Kotz'. Ia mengatakan data tersebut juga termasuk penduduk yang sudah meninggal.

Baca juga: Peneliti IPB: Tanaman Herbal Ini Berkhasiat Redakan Asam Urat

Tentu saja masalah ini menjadi viral di berbagai media sosial dan memancing banyak reaksi masyarakat yang mengkhawatirkan kebocoran data tersebut.

Akademisi Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Shinta Ayu Purnamawati, mengatakan hal ini perlu menjadi perhatian khusus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena, di Indonesia belum memiliki Undang-Undang (UU) yang melindungi data pribadi konsumen. Hingga saat ini UU Perlindungan data Pribadi masih berupa rancangan.

"Padahal UU ini penting, terutama di zaman informasi yang serba cepat seperti sekarang,” ungkapnya, dilansir dari rilis resmi UMM. 

Menurutnya, kebocoran data pribadi yang terjadi tentu merugikan peserta BPJS. Data tersebut bisa disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Ada banyak informasi rahasia yang terkandung dalam data BPJS. Beberapa di antaranya adalah rekam medis peserta, alamat rumah, NIK, dan lain sebagainya.

Baca juga: Peneliti IPB Temukan Minuman Penurun Gula Darah Berbasis Rempah

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X