Kompas.com - 25/05/2021, 11:18 WIB
Ilustrasi obat Ilustrasi obat

KOMPAS.com - Belum lama ini ramai diberitakan soal penghentian produk herbal Lianhua Qingwen Capsules di Indonesia untuk penanganan Covid-19.

Dilansir dari laman resmi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), pihaknya menyebut yang dihentikan ialah Lianhua Qingwen Capsules (LQC) Donasi yang tidak memiliki Izin Edar BPOM.

BPOM hanya mengizinkan satu produk LQC yang berizin. Sehingga, pihaknya meminta kewaspadaan masyarakat akan konsumsi obat LQC tanpa izin.

Dari kajian yang dilakukan BPOM diketahui produk tersebut tidak menahan laju keparahan, tidak menurunkan angka kematian, dan tidak mempercepat konversi swab test menjadi negatif.

Melihat hal ini, Guru Besar Fakultas Farmasi UGM sekaligus Pakar Farmakologi dan Farmasi Klinik, Prof. Zullies Ikawati menjelaskan LQC yang dicabut rekomendasinya merupakan produk yang tanpa izin edar dan sebelumnya digunakan sebagai produk donasi dalam percepatan penanganan Covid-19.

Sementara itu, ada pula produk LQC yang mempunya izin edar BPOM sebagai obat tradisional.

Baca juga: Pakar UGM Soroti Kebijakan Sri Sultan HB X Terkait Lagu Indonesia Raya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menyampaikan terdapat perbedaan komposisi dalam produk LQC donasi dengan yang terdaftar di BPOM.

Dalam produk donasi terkandung bahan ephedra yang masuk dalam negative list bahan obat tradisional berdasarkan ketentuan BPOM No: HK.00.05.41.1384 Tahun 2005 tentang Kriteria dan Tata Laksana Pendaftaran Obat Tradisional, Obat Herbal Terstandar, dan Fitofarmaka.

“Komponen ini bisa menimbulkan efek yang berbahaya bagi tubuh salah satunya meningkatkan tekanan darah,” terangnya, dilansir dari laman resmi ugm.ac.id.

Dalam rilis BPOM, disebutkan obat ini mengandung Ephedra. Zat ini merupakan bahan yang dilarang digunakan dalam obat tradisional (negative list) karena dapat menimbulkan efek yang berbahaya pada sistem kardiovaskular dan sistem saraf pusat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X