Kompas.com - 18/05/2021, 16:02 WIB
Ketua tim peneliti Jajah Fachiroh melakukan riset terkait regulasi pengelolan biobank. Tangkap layar Instagram LPDPKetua tim peneliti Jajah Fachiroh melakukan riset terkait regulasi pengelolan biobank.
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Tahukah kamu tiap bulan Mei tepatnya tanggal 8 Mei diperingati sebagai Hari Palang Merah Sedunia.

Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia adalah sebuah perayaan tahunan dari prinsip-prinsip Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional.

Namun sudah tahukah kamu bahwa jaringan biologis manusia dapat disimpan dan didistribusikan untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan?

Praktik ini telah berjalan selama kurang lebih 80 tahun dan dikenal dengan nama biobank, repositori jaringan, atau bank DNA.

Baca juga: Mau Kuliah di Fakultas Kedokteran Oxford? Simak Info Beasiswa Ini

Apa itu Biobank?

Dilansir dari akun Instagram resmi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) RI, biobank mengkoleksi beragam jenis biosampel seperti DNA, RNA, jaringan tumor atau non-tumor, sel, darah, plasma, dan cairan biologis lainnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keberadaan biosampel berkualitas tinggi dapat berkontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.

Di Indonesia, biobank merupakan konsep baru dan belum memiliki sistem pengelolaan yang terstandarisasi maupun regulasi pemerintah yang jelas dan spesifik.

Baca juga: Tanpa Tes Tertulis, Universitas Pertamina Buka Seleksi Nilai Rapor

Regulasi nasional mengenai keberadaan biobank untuk keperluan penelitian sangat penting disebabkan pesatnya perkembangan biobank di dunia.

Perlu dilakukan penelitian

Riset terkait regulasi pengelolan biobank di Indonesia pun perlu dilakukan. Riset ini diketuai oleh Dosen Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) Jajah Fachiroh.

Baca juga: Perusahaan Agen TOTO Jepang Buka Lowongan Kerja bagi S1 Fresh Graduate

Pelaksanaan riset ini merujuk pada pengalaman pengembangan Biobank FK-KMK UGM dan diskusi jejaring di Indonesia serta mendesaknya isu-isu sensitif terkait kerahasiaan, etik, kontrol data, maupun keteknisan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X