Kompas.com - 13/05/2021, 17:25 WIB
Ilustrasi tempe kedelai di atas nampan. SHUTTERSTOCK/ARIF RELANO OBAIlustrasi tempe kedelai di atas nampan.
|

KOMPAS.com - Siapa yang tak kenal tempe? Makanan ini sudah lazim di Indonesia. Tak hanya digoreng saja, tempe juga bisa diolah berbagai macam jenis masakan.

Disamping itu, tempe juga merupakan makanan asli Indonesia. Maka tak heran jika tempe juga ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia.

Melansir laman Budaya Takbenda Indonesia Kemendikbud Ristek, tempe sudah dikenal sejak abad ke-16.

Baca juga: Siswa, Ini 10 Rempah Tradisional Berikut Manfaatnya

Terutama dalam tatanan budaya makan masyarakat Jawa, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Surakarta.

Bagi siswa yang saat ini sedang liburan sekolah, maka tak salah jika mengenal lebih dekat tempe sebagai salah satu makanan asli Indonesia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejarah tempe

Sejarah tempe juga banyak dibicarakan pada manuskrip Serat Centhini (Jilid 3, 4, 5, 6, 10, 11 dan 12) dengan seting Jawa abad ke-16.

Pada Serat Centhini telah ditemukan kata "tempe", misalnya dengan penyebutan nama hidangan jae santen tempe (sejenis masakan tempe dengan santan) dan kadhele tempe srundengan.

Berbagai catatan sejarah menunjukkan bahwa tempe pada mulanya diproduksi dari kedelai hitam yang berasal dari masyarakat pedesaan tradisional Jawa.

Kedelai tersebut dikembangkan di wilayah Kerajaan Mataram, Jawa Tengah, sejak sebelum abad ke-16.

Kini, tempe bukan merupakan makanan biasa karena memiliki nilai budaya yang tinggi bagi bangsa Indonesia. Dengan demikian, tempe merupakan makanan peninggalan sejarah yang harus dilestarikan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X