Kompas.com - 13/05/2021, 12:35 WIB
Ilustrasi perpustakaan terbesar dan termegah di dunia Unsplash/Alfons MoralesIlustrasi perpustakaan terbesar dan termegah di dunia
|

KOMPAS.com - United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) menyebut angka minat baca masyarakat Indonesia masih rendah, khususnya di kalangan anak-anak.

Pada 2016, UNESCO melakukan penelitian terhadap 61 negara di dunia. Hasilnya data minat baca anak Indonesia berada di angka 0,01 persen. Artinya, dari 10.000 anak Indonesia, hanya satu yang gemar membaca.

Temuan lain dari survei Programme for International Students Assessment (PISA) yang dirilis 2018, mengungkap 70 persen siswa di Indonesia memiliki kemampuan baca rendah.

Kepala Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Inovasi (LPPMI) Universitas Pertamina, Wahyu Agung Pramudito mengatakan, untuk membuka akses buku bacaan bagi anak-anak, Universitas Pertamina menghadirkan Perpustakaan Tekun Belajar.

"Perpustakaan ini berisi 800 buku diperoleh dari para donatur program charity run HERO RUN UP yang dilaksanakan pada November 2020 lalu," kata Wahyu seperti dikutip dari laman Universitas Pertamina, Kamis (13/5/2021).

Baca juga: Sosiolog Unair Jelaskan Efek Larangan Mudik bagi Masyarakat

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hadirkan perpustakaan tekun belajar

Perpustakaan ini, lanjut Wahyu, merupakan kelanjutan dari kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk Temani Aku untuk Belajar.

Menurut Wahyu, kegiatan pendampingan belajar tersebut melibatkan civitas dan pegawai Universitas Pertamina dari berbagai program studi dan unit kerja sebagai pengajar atau tutor.

Peserta program pendampingan belajar adalah para siswa dari berbagai sekolah dasar di Kelurahan Grogol Selatan yang berada di belakang kampus.

Kegiatan ini, telah dilaksanakan oleh Universitas Pertamina sejak Agustus 2019.

"Selama masa pandemi, perpustakaan masih berlokasi di Universitas Pertamina. Anak-anak yang ingin meminjam buku, dapat mengisi formulir secara daring," ungkap Wahyu.

Baca juga: Calon Mahasiswa, Ini 10 PTN dengan Kuota Jalur Mandiri Terbanyak

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X