Seleksi Guru PPPK Selesaikan Tiga Masalah Puluhan Tahun

Kompas.com - 13/01/2021, 10:28 WIB
Ilustrasi guru sedang memerhatikan perbedaan seleksi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021. DOK. PEXELSIlustrasi guru sedang memerhatikan perbedaan seleksi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021.
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Rekrutmen guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( PPPK) dinilai menjadi momentum tepat untuk menyelesaikan tiga masalah laten guru dan tenaga kependidikan di Indonesia.

Ketiga persoalan itu telah sepuluh tahun tak terselesaikan, seperti tata kelola guru yang belum optimal, isu guru honorer, serta reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas layanan aparatur sipil negara (ASN) ke masyarakat.

Baca juga: Gaji Guru PPPK Sama dengan PNS

Pengamat Pendidikan, Doni Koesoema mengatakan, rekrutmen guru PPPK memang menjadi opsi paling baik dan realistis.

Karena, bisa membenahi tata kelola guru, peningkatan kesejahteraan guru honorer, dan mendorong percepatan profesionalisme kinerja pemerintah.

"Terkait kesejahteraan, misalnya, skema PPPK memberikan kesempatan luas kepada guru khususnya honorer memperoleh gaji dan kesejahteraan yang lebih baik," kata Doni lewat keterangannya, Rabu (13/1/2021).

Lewat skema PPPK, kata Doni, rekrutmen yang dilakukan tidak membatasi usia, sehingga kesempatan melamar lebih terbuka lebar.

Bahkan, bilang dia, guru berusia 50 tahun dapat mendaftar dan digaji standar pegawai negeri.

"Gaji dan tunjangan PPPK seperti PNS. Bedanya hanya tunjangan pensiun. Namun, skema PPPK memberi kesempatan mereka usia di atas 35 tahun untuk daftar dan seleksi," ucapnya.

Seleksi guru PPPK prioritas besar bidang pendidikan

Doni menyebutkan, seleksi guru PPPK merupakan salah satu program prioritas terbesar di bidang pendidikan tahun 2021.

Sebagaimana diketahui seleksi guru PPPK menargetkan kuota sampai dengan satu juta guru.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X