Kompas.com - 11/01/2021, 06:20 WIB
Ilustrasi siswa DOK. PIXABAYIlustrasi siswa
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terima lima kasus pengaduan terkait masalah tunggakan sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) siswa di jenjang Sekolah Dasar (SD) selama pandemi Covid-19.

"Lalu ada pengaduan tunggakan SPP di SMP dan SMK swasta masing-masing satu. Dan juga satu pengaduan di SMK Negeri," ucap Komisioner KPAI bidang Pendidikan Retno Listyarti lewat siaran persnya, Minggu (10/1/2021).

Baca juga: Respons KPAI soal Siswa Drop Out karena Tunggakan SPP di Masa Pandemi

Retno mengaku, pengaduan tunggakan SPP berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan Bali. Mayoritas pengaduan diselesaikan melalui jalur mediasi.

"Sehingga pemenuhan hak anak atas pendidikan tetap dapat dijamin," jelas Retno.

Adapun masih yang diadukan terkait empat hal. Pertama, terkait ermintaan keringanan besaran uang SPP mengingat semua siswa melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Dasar permintaan orangtua, kata Retno, karena ekonomi mereka banyak terdampak pandemi Covid-19.

Kedua, adanya "ancaman" pihak sekolah kalau tidak mencicil atau membayar tunggakan SPP, maka siswa yang bersangkutan tidak dapat mengikuti ujian akhir semester.

"Ini artinya akan berdampak pada kenaikan kelas siswa," tegas Retno.

Ketiga, ada yang ingin pindah ke sekolah negeri atau sekolah swasta yang lebih murah. Tapi, terkendala dokumen rapor hasil belajar dan surat pindah dari sekolah asal.

Padahal, lanjut dia, orangtua memang tidak mampu membayar tunggakan SPP anaknya, kecuali diberi keringanan dan dapat dicicil.

Baca juga: Aduan Soal SPP Marak, KPAI: Tolong, Sekolah Jangan Sanksi Siswa

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X